Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik bergejolak pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 20 April 2026. Fluktuasi menyusul sikap pelaku pasar terus mengawasi perkembangan di konflik Timur Tengah dengan hati-hati setelah tensi ketegangan kembali memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Presiden AS, Donald Trump mengatakan, kapal perusak rudal berpemandu milik Angkatan Laut AS menembaki dan melumpuhkan kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman lalu berakhir dengan menyita kapal itu. Aksi perampasan ini menandai peningkatan blokade.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kejadian ini terjadi setelah Iran menembaki kapal dagang yang mencoba melintasi Selat Hormuz pada Minggu pagi. Sebagaimana diketahui, Selat Hormuz sendiri adalah jalur laut yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Sejak pekan lalu, AS telah melakukan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang masuk dan keluar pelabuhan Iran. Iran menilai blokade ini sebagai pelanggaran gencatan senjata yang telah dicapai antara kedua negara dan mengklaim hal ini sebagai salah satu alasan untuk membatalkan negosiasi yang dijadwalkan pada hari Senin, 20 April 2026 di Islamabad.
CENTCOM merilis video pihak AS membombardir kapal perang Iran di Teluk Oman
Pada Minggu, 19 April 2026, Trump mengancam akan menghancurkan setiap pembangkit listrik dan setiap jembatan di Iran jika Teheran tidak menyetujui persyaratan Washington untuk mengakhiri perang.
Melansir CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,27 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham perusahaan berkapitalisasi kecil melemah 0,52 persen.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 membukukan kenaikan sebesar 0,62 persen. Begitu juga indek Topix ikut menguat 0,68 persen.
Di Australia, indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,39 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka diperdagangkan lebih tinggi pada posisi 26.502 dari sebelumnya di level 26.160,33.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, kedua indeks acuan di bursa AS, Wall Street, mencetak rekor intraday tertinggi dan penutupan tertinggi pada sesi perdagangan Jumat, 17 April 2026. Indeks S&P 500 melonjak 1,2 persen ke level 7.126,06 atau melampaui titik 7.100 untuk pertama kalinya.
Nasdaq Composite menyusul kenaikan sebesar 1,52 persen dan ditutup di area 24.468,48. Ini merupakan kenaikan ke-13 beruntun sekaligus tren positif terpanjang sejak tahun 1992.
Iran Menolak Perundingan Kedua dengan AS
Iran menolak untuk mengadakan putaran kedua pembicaraan damai dengan AS, karena tuntutan Washington yang berlebihan, tidak realistis dan sikap AS yang kontradiktif
VIVA.co.id
20 April 2026

6 days ago
3



























