Jakarta, VIVA – Islam bukan sekadar agama yang memberikan larangan, melainkan agama yang memberikan solusi preventif melalui "Perisai Syariat". Dalam menjaga kesucian ikatan pernikahan, Islam tidak hanya melarang puncaknya—yaitu perbuatan zina—tetapi juga membentengi semua jalan yang dapat menuju ke sana.
Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 32:
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰ ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk."
Untuk mengimplementasikan ayat tersebut dalam kehidupan rumah tangga, terdapat tiga lapisan filter utama yang harus dijaga oleh setiap Muslim:
1. Filter Pikiran (Ghadhul Basar)
Benteng pertama dimulai dari mata yang merupakan jendela hati. Islam memerintahkan Ghadhul Basar atau menundukkan pandangan untuk menjaga pikiran tetap bersih. Hal ini ditegaskan dalam QS. An-Nur ayat 30:
قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ
"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka...'"
Dengan menjaga pandangan, seseorang secara otomatis memasang filter pada pikirannya agar tidak terdistraksi oleh godaan visual yang merusak kesetiaan.
2. Filter Lingkungan (Anti-Khalwat)
Setelah membentengi pikiran, syariat mengatur interaksi sosial dengan melarang berkhalwat atau berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahram. Larangan ini bertujuan agar lingkungan sekitar tidak menjadi celah terjadinya fitnah. Rasulullah SAW bersabda dalam HR. Bukhari & Muslim:
لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ
"Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya."
3. Penyaluran Halal
Islam adalah agama fitrah yang mengakui adanya ketertarikan antar lawan jenis. Oleh karena itu, Islam memberikan saluran yang sah melalui pernikahan. Jika seorang suami merasa tertarik pada wanita lain saat di luar rumah, solusinya bukan memelihara bayangan tersebut, melainkan segera mendatangi istrinya. Sebagaimana pesan Rasulullah SAW dalam HR. Muslim:
إِذَا أَبْصَرَ أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ
"Jika salah seorang di antara kalian melihat seorang wanita (yang menarik hatinya), maka hendaklah ia mendatangi istrinya, karena hal itu dapat meredam apa yang ada di dalam gejolak jiwanya."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kesimpulan
Ketiga filter ini—Pikiran, Lingkungan, dan Penyaluran Halal—bekerja secara sinergis untuk melindungi Pernikahan yang Sakinah. Dengan menerapkan perisai ini, seorang Muslim tidak hanya menjaga dirinya dari dosa besar, tetapi juga menjaga keharmonisan dan keberkahan rumah tangganya dari kehancuran.
Viral Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf
Sosok Aldi Taher kembali mencuri perhatian publik. Lewat bisnis kulinernya, Aldi’s Burger, ia melontarkan jargon yang viral: "Semua burger milik Allah."
VIVA.co.id
3 April 2026

12 hours ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



