China Naik Pitam Usai AS- Filipina- Jepang Gelar Latihan Perang Apa Penyebabnya?

5 days ago 3

Selasa, 21 April 2026 - 07:00 WIB

VIVA –Ribuan tentara Amerika Serikat dan Filipina menggelar latihan militer besar-besaran dengan kontingen pasukan Jepang. Latihan yang digelar pada Senin 20 April ini menuai sorotan menyusul dengan situasi perang di Timur Tengah saat ini.

Latihan yang mencakup uji tembak ini berlangsung di wilayah utara Filipina yang menghadap Selat Taiwan serta sebuah provinsi dekat Laut China Selatan yang masih menjadi sengketa. Tercatat 17 ribu personel militer yang terdiri dari tentara Angkatan darat, udara dan laut mengikuti latihan perang selama 19 hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman CNA News, Selasa 21 April 2026, dalam salah satu sesi latihan, Jepang yang mengerahkan sekitar 1.400 personel militer akan menggunakan rudal jelajah type 88 untuk menenggelamkan kapal penyapu ranjau era Perang Dunia II di lepas pantai utara Pulau Luzon.

“Terlepas dari tantangan di berbagai belahan dunia, fokus Amerika Serikat pada kawasan Indo-Pasifik dan komitmen kuat kami terhadap Filipina tidak akan berubah,” kata Letnan Jenderal AS Christian Wortman dalam upacara pembukaan.

Sementara itu, Panglima TNI Filipina, Jenderal Romeo Brawer menyebut bahwa pimpinan Komando Indo-Pasifik AS, Laksamana Samuel Paparo, sebelumnya telah memastikan bahwa Balikatan tahun ini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

Salah satu sistem persenjataan canggih yang diperkirakan digunakan adalah sistem rudal Typhon milik AS yang telah berada di Filipina sejak 2024, setelah ditinggalkan oleh pasukan AS dan sempat memicu kemarahan Beijing.

“Kami memperkirakan sistem itu akan digunakan dalam beberapa bagian latihan,” ujar Wortman.

Meski kedua pihak menegaskan tidak ada latihan yang dilakukan “dekat Taiwan”, latihan yang dilaksanakan di pesisir akan digelar di gugusan Pulau Batanes, wilayah paling utara Filipina yang berjarak kurang dari 200 km dari pantai selatan Taiwan.

Seperti diketahui, China terus meningkatkan tekanan militer terhadap Taiwain yang memiliki pemerintahan sendiri tetapi diklaim sebagai bagian dri wilayahnya. China bahkan mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menguasai Taiwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

China ‘Ngamuk’

Senin waktu setempat, China mengecam latihan gabungan AS, Filipina dan Jepang. China menyebut AS, Jepang dan Filipina tengah bermain api di tengah konflik Timur Tengah.

Halaman Selanjutnya

“Yang paling dibutuhkan kawasan Asia-Pasifik adalah perdamaian dan stabilitas, bukan kehadiran kekuatan luar yang memicu perpecahan dan konfrontasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |