Rabu, 8 April 2026 - 06:00 WIB
VIVA –Ledakan dilaporkan terjadi di Pulau Kharg, pusat ekspor minyak penting di dekat Selat Hormuz, pada hari Selasa, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Mehr. Serangan ini terjadi beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Washington dan membuka kembali Selat Hormuz.
Menurut laporan The Wall Street Journal, Amerika Serikat menargetkan lebih dari 50 lokasi di Pulau Kharg. Trump memperingatkan bahwa jika tenggat waktu tidak dipenuhi, AS akan melancarkan kampanye pengeboman besar-besaran secara bersamaan yang menargetkan setiap pembangkit listrik dan jembatan di Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Axios melaporkan, mengutip seorang pejabat senior AS, bahwa militer Amerika telah melakukan serangan terhadap sasaran militer di pulau tersebut.
Wakil Presiden AS, JD Vance, menegaskan pada Selasa bahwa serangan di Pulau Kharg tidak menandai perubahan strategi Amerika. Seorang pejabat AS juga mengatakan kepada Reuters bahwa serangan tambahan terhadap sasaran militer itu tidak berdampak pada infrastruktur minyak.
Ancaman Trump terhadap Pulau Kharg
Trump berkali-kali mengancam akan mengebom atau mengambil alih Pulau Kharg.
"Kita akan menutup 'kunjungan indah' kita di Iran dengan meledakkan dan benar-benar menghancurkan semua Pembangkit Listrik, Sumur Minyak, dan Pulau Kharg (dan mungkin semua pabrik desalinasi!),” tulis Trump di media sosial miliknya, Truth seperti dikutip dari laman NDTV, Rabu 8 April 2026.
Sebelumnya, Trump juga sempat memberi sinyal kemungkinan aksi terhadap fasilitas ini. Dalam pernyataannya kepada Financial Times, ia berkata bahwa ada kemungkinan AS akan mengambil alih pulau Kharg.
"Mungkin kita ambil Pulau Kharg, mungkin tidak. Kita punya banyak pilihan,” kata dia.
Pada hari Senin, Trump menyatakan bahwa ia kesal dengan pemerintah Iran dan mereka akan membayar harga yang besar atas itu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Militer Israel Serang Beberapa Lokasi di Iran
Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan telah menyelesaikan gelombang serangan luas yang menargetkan lokasi infrastruktur di seluruh Iran pada hari Selasa. Namun, mereka tidak merinci secara spesifik lokasi-lokasi tersebut.
"Baru saja, IDF (militer Israel) menyelesaikan gelombang serangan besar-besaran yang menargetkan puluhan lokasi infrastruktur milik rezim teroris Iran di beberapa wilayah di seluruh Iran," bunyi pernyataan militer Israel.
Paus Leo Kritik Keras Trump: Ancaman Hancurkan Peradaban Iran Sangat Tak Bermoral
Paus Leo kecam keras ancaman Trump terhadap Iran untuk hancurkan peradaban sebagai tidak bermoral. Dunia khawatir konflik memicu kehancuran peradaban dan krisis global
VIVA.co.id
8 April 2026

2 weeks ago
13



























