VIVA – Real Madrid tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat 4-6 dari Bayern Munich setelah takluk 3-4 pada leg kedua perempat final di Allianz Arena, Rabu 15 april 2026.
Kekalahan tersebut terjadi akibat sejumlah kesalahan krusial sepanjang pertandingan, mulai dari kartu merah, kelemahan lini belakang, hingga buruknya penyelesaian akhir, yang dimanfaatkan maksimal oleh tuan rumah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil ini membuat langkah Real Madrid terhenti di babak delapan besar setelah gagal mempertahankan keunggulan permainan di momen-momen penting.
Bayern Munich mampu membalikkan keadaan, terutama setelah Madrid harus bermain dengan 10 orang di menit akhir laga.
Selain momen kontroversial, kekalahan Los Blancos dinilai sebagai akumulasi dari berbagai kesalahan yang terjadi sepanjang pertandingan. Berikut empat faktor utama yang menjadi penyebab runtuhnya Real Madrid di Liga Champions:
1. Kartu Merah Eduardo Camavinga
Pemain Real Madrid protes ke wasit Slavko Vinicius usai Eduardo Camavinga dapat kartu merah
Photo :
- REUTERS/Michaela Stache
Pertandingan berubah drastis pada menit ke-86 ketika Eduardo Camavinga menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Harry Kane.
Keputusan tersebut membuat Madrid harus bermain dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan. Situasi ini langsung dimanfaatkan Bayern dengan meningkatkan intensitas serangan.
Camavinga sebelumnya sudah berada dalam posisi rawan setelah menerima kartu kuning pertama. Namun ia tetap bermain agresif hingga akhirnya melakukan pelanggaran yang berujung fatal.
Dampaknya langsung terasa, Madrid kehilangan keseimbangan permainan dan kebobolan di menit-menit akhir.
2. Sisi Kanan Pertahanan Mudah Ditembus
Pemain Bayern Munich, Luis Diaz
Photo :
- REUTERS/Michaela Stache
Sektor kanan pertahanan Madrid menjadi titik lemah yang terus dieksploitasi Bayern. Trent Alexander-Arnold kesulitan mengantisipasi pergerakan Luis Diaz yang tampil agresif sepanjang laga. Ia beberapa kali kehilangan posisi dalam momen krusial.
Kesalahan tersebut berujung fatal ketika Diaz mampu mencetak gol penting dan memberikan tekanan konstan ke lini belakang Madrid.
Dominasi Bayern di sisi ini membuat Madrid kesulitan mengembangkan permainan dan keluar dari tekanan.
3. Performa Vinicius Junior di Bawah Ekspektasi
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior
Photo :
- REUTERS/Gonzalo Fuentes
Vinicius Junior gagal menunjukkan performa terbaiknya dalam laga penting ini. Sejak awal pertandingan, ia terlihat kesulitan menghadapi tekanan dari lini pertahanan Bayern. Beberapa kali kehilangan bola membuat Madrid kehilangan momentum serangan.
Halaman Selanjutnya
Meski sempat memberikan assist untuk gol Kylian Mbappe, kontribusinya dinilai belum cukup signifikan. Penampilan solid Dayot Upamecano juga berhasil meredam pergerakan Vinicius sepanjang pertandingan.

1 week ago
11



























