Direstui Purbaya, Bulog dapat Subsidi Bunga 2 Persen di Bank Himbara Buat Kejar Target Serap 4 Juta Ton Beras Petani

1 week ago 6

Selasa, 14 April 2026 - 11:26 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Urusan Logistik (Bulog) mendapatkan subsidi bunga 2 persen untuk memperkuat kapasitas pembiayaan dari bank Himbara dalam mengejar target penyerapan 4 juta ton setara beras hasil produksi petani sesuai kebijakan pemerintah.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kebijakan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam memastikan ketersediaan pembiayaan yang lebih ringan bagi Bulog dalam menjalankan penugasan penyerapan hasil pertanian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuai dengan kebijakan dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto) melalui Bapak Mensesneg (Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi) bahwa Bulog diberi subsidi bunga sejumlah 2 persen dari bank Himbara," kata Rizal usai Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setara Beras di Kantor Bulog Jakarta, dikutip Selasa, 14 April 2026.

Subsidi bunga tersebut berasal dari fasilitas pembiayaan bank-bank Himbara, di mana total bunga sebesar 4 persen dibagi antara pemerintah dan Bulog masing-masing sebesar 2 persen.

Menurutnya, keputusan pemberian subsidi bunga itu telah mendapatkan persetujuan langsung dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, sehingga memberikan kepastian dukungan finansial bagi Bulog ke depan.

"Kami juga sudah menghadap Bapak Menteri Keuangan dan Bapak Menteri Keuangan sudah memberikan green light bahwa Bulog diberikan subsidi bunga sebanyak 2 persen," jelasnya.

Ia berharap dengan adanya subsidi bunga dapat mengurangi beban biaya operasional sehingga mampu meningkatkan efisiensi dalam menjalankan fungsi penyerapan dan distribusi pangan nasional.

Dia menyebutkan alokasi anggaran penyerapan komoditas pangan yang mencakup gabah setara beras, kedelai, dan jagung pakan mencapai Rp68,6 triliun.

Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung target penyerapan gabah setara 4 juta ton beras sebagaimana diamanatkan dalam instruksi presiden untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

Lebih lanjut, Rizal menyebutkan hingga 13 April 2026, penyerapan beras Bulog telah mencapai sekitar 48,7 persen atau 1,9 juta ton setara beras dari target yang telah ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, stok beras Bulog pada periode yang sama tercatat mencapai 4,727 juta ton, menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguatan cadangan pangan nasional.

Bulog memproyeksikan dalam waktu satu hingga sepuluh hari ke depan stok cadangan beras pemerintah (CBP) dapat menembus angka 5 juta ton seiring percepatan penyerapan yang terus berlangsung. (Ant)

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

MinyaKita Langka di Pasar, Bulog Minta Tambahan Kuota ke Kemendag

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa saat ini terjadi kelangkaan MinyakKita di sejumlah pasar. Karenanya Bolog meminta tambahan kuota.

img_title

VIVA.co.id

14 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |