Jakarta, VIVA – Nama dokter Gia Pratama tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah unggahan lama yang berkaitan dengan pasien gangguan jiwa kembali diungkit oleh warganet. Sosok yang dikenal memiliki citra lembut dan komunikatif itu mendadak disorot karena disebut pernah menggunakan istilah yang dianggap kurang pantas untuk menyebut pasien dengan gangguan kesehatan mental.
Sorotan bermula dari unggahan seorang netizen di platform media sosial Threads yang mengungkap pengalaman lama terkait pernyataan dokter tersebut. Dalam unggahan itu, netizen menilai penggunaan kata yang merujuk pada pasien sebagai “orang gila” dinilai kurang pantas disebutkan oleh seorang dokter. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Ada dokter yang dipuji-puji netizen karena soft spoken. 7 tahun lalu, beliau pernah menyebut pasien RSJ dengan sebutan "orang gila” Beliau menceritakan pengalaman dengan framing tingkah laku pasien RSJ sebagai sesuatu yang lucu. Terus terang sedih sih. Pasien RSJ kan juga manusia,” tulis salah seorang netizen di Threads bernama akun @birendra_xyz pada Jumat, 7 April 2026.
Tak lama setelah unggahan tersebut viral, dokter Gia Pratama akhirnya memberikan tanggapan secara langsung. Ia mengakui bahwa penggunaan istilah tersebut memang kurang tepat dan meminta maaf kepada pihak yang merasa tidak nyaman.
“lya, maafin saya ya kalau bikin gak nyaman kamu waktu itu, cerita di x tentang waktu saya merawat pasien-pasien RSJ. Maafin belum menggunakan kata ODGJ. Saya sangat memahami semua pasien RSJ itu manusia,” balas Dokter Gia.
Selain meminta maaf, dokter Gia juga menegaskan bahwa dirinya telah belajar dari pengalaman tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah mengingatkannya mengenai penggunaan istilah yang lebih tepat dan menghormati martabat pasien.
“Terima kasih udah mengingatkan. Insyaallah setelah itu tidak menggunakan lagi istilah yang bikin tidak nyaman,” tutupnya.
103 SD-SMA dan SLB Swasta di Jakarta Gratis Tahun Ajaran 2026/2027, Ini Daftarnya
DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengumumkan daftar 103 sekolah swasta yang masuk dalam program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2026/2027.
VIVA.co.id
17 April 2026

1 week ago
5



























