Jumat, 17 April 2026 - 15:00 WIB
VIVA –Pernyataan kontroversial Presiden Donald Trump untuk Paus Leo XIV mendapat sorotan hangat publik. Seperti diketahui, Trump sempat melontarkan kritik kepada Paus dengan menyebutnya sebagai sosok yang lemah dalam menangani kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri.
Kritik keras Trump itu dilontarkan setelah Paus Leo menentang segala bentuk peperangan yang mengatasnamakan agama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tindakan Trump terhadap Paus Leo ini juga mendapat sorotan dari jurnalis konservatif yang juga podcaster, Tucker Carlson. Dalam podcast terbarunya, Carlson sempat menyinggung tentang agama yang dianut Trump.
Disebut Carlson, Trump sebenarnya menganut ‘Israelism’ sebagai agamanya bukan kekristenan. Pernyataan ini disampaikannya sebagai tanggapan atas serangan terhadap Paus Leo XIV dan unggahan AI Trump yang menampilkan dirinya sebagai sosok mirip Yesus.
Tak hanya itu saja, dalam acara podcastnya, Carlson berpendapat bahwa Amerika Serikat telah melancarkan perang terhadap Iran atas nama Israel dan “atas dorongan Israel.
“Sejujurnya, apa agama Donald Trump? Jelas bukan Kekristenan. Itu adalah Israelisme. Itu adalah pembelaan terhadap Israel,” kata Carlson dikutip dari laman RT.com, Jumat 17 April 2026.
Dia juga menambahkan bahwa dukungan terhadap negara Yahudi tersebut telah menjadi agama sipil bagi pemerintah Amerika.
Ia menggambarkan unggahan media sosial Trump sebagai ikonografi dan upaya untuk menyampaikan pernyataan tentang iman, yang tidak benar-benar membentuk suatu teologi.
Carlson menilai unggahan Trump yang menampilkan dirinya menyerupai Yesus sebagai bentuk ejekan terhadap Tuhan oleh seorang pemimpin dunia. Ia juga memuji mantan anggota Kongres AS, Marjorie Taylor Greene, yang menyebut unggahan tersebut bukan sekadar penistaan, melainkan mencerminkan ’roh Antikristus.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Wakil Presiden AS, J.D. Vance, yang beragama Katolik, membela Trump dengan menyatakan bahwa sangat penting bagi paus untuk berhati-hati ketika berbicara tentang masalah teologi.
Sejumlah pejabat senior AS juga menggunakan simbolisme religius untuk membenarkan perang dengan Iran, dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyerukan warga Amerika untuk berdoa demi kemenangan dalam nama Yesus Kristus.
Iran: Gencatan Senjata Lebanon Kemenangan Diplomatik Besar Poros Perlawanan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei menggambarkan gencatan senjata tersebut sebagai buah langsung dari upaya diplomatik Teheran yang tak kenal lelah.
VIVA.co.id
17 April 2026

1 week ago
5



























