DPR Tegaskan Pembelian Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN Tak Langgar Aturan, Ini Alasannya

7 hours ago 1

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong mengatakan bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang dibeli dari APBN sah secara hukum.

Dia menyebut hal itu merupakan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres) yang memang dianggarkan secara resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi ini bukan uang pribadi Presiden yang diklaim sebagai bantuan pribadi,” kata Bahtra kepada wartawan, Kamis, 28 Mei 2026.

Sapi Kurban Presiden Prabowo

“Ini adalah program bantuan kemasyarakatan negara yang memang dianggarkan secara resmi melalui APBN untuk membantu masyarakat di berbagai daerah. Tidak ada aturan yang dilanggar di situ,” katanya.

Juru Bicara Partai Gerindra itu menjelaskan pembelian kurban presiden dengan APBN tidak hanya dilakukan di kepemimpinan Prabowo.

Kebijakan ini juga dilakukan pada presiden sebelumnya, termasuk pada era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Di era Presiden sebelumnya juga ada bantuan sapi kurban Presiden yang disalurkan ke berbagai daerah melalui mekanisme negara dan difasilitasi Sekretariat Presiden,” ujar Bahtra.

Bahtra menambahkan Bantuan Kemasyarakatan Presiden juga mencakup bantuan sembako, korban bencana, rumah layak huni, kesehatan, pendidikan, bantuan sosial masyarakat kurang mampu, sampai untuk rumah ibadah.

“Jadi jangan dibangun opini seolah program seperti ini baru ada sekarang,” pungkasnya.

Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini. Ribuan sapi kurban tersebut dibeli menggunakan anggaran bantuan kemasyarakatan presiden.

"Jadi sumber anggarannya dari APBN ya, melalui anggaran bantuan presiden, bantuan kemasyarakatan presiden," kata Wamensesneg Juri Ardiantoro kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 26 Mei 2026.

Juri menyebut anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk 1.098 ekor sapi tersebut mencapai Rp100 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi harga sapi tentu bervariasi karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah. Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar, Rp100 miliar," tutur dia.

Dari ribuan sapi yang dibeli, Prabowo menyalurkan satu sapi kurban ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Sapi dengan jenis simental itu berbobot 1,3 ton.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |