Dua Warga Manado jadi Korban Gempa M 7,6, Satu Orang Patah Kaki Loncat dari Toko

3 weeks ago 10

Kamis, 2 April 2026 - 09:28 WIB

Sulawesi Utara, VIVA – Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara Nuriadin Gumeleng mengatakan gempa tektonik yang terasa hingga Sulawesi Utara menyebabkan dua korban di Manado.

"Satu korban meninggal tertimpa reruntuhan sudah dibawa ke rumah sakit, yang satunya patah kaki karena loncat dari toko," kata dia di Manado, Kamis, 2 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya hingga saat ini masih terus mencari informasi terkait dengan kemungkinan masih ada warga yang menjadi korban dalam gempa tersebut.

Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, sangat terasa di Kota Manado.

BMKG telah melakukan pemutakhiran data dengan adanya peringatan dini tsunami di perairan Sulut dan Maluku Utara.

Gempa bumi itu berlokasi di 1,25 lintang utara, 126,27 bujur timur serta di kedalaman laut 62 km.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami. (Ant)

Sejumlah orang di dekat reruntuhan gedung KONI Sario Manado, Sulawesi Utara, pascagempa bumi

BMKG: Gempa di Malut Akibat Deformasi Kerak Bumi

BMKG menyebutkan gempa yang terjadi di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara pada Kamis pagi, akibat aktivitas deformasi kerak bumi.

img_title

VIVA.co.id

2 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |