Fakta-Fakta Dibalik Kematian Pria yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah

1 week ago 3

Senin, 27 Juli 2026 - 13:00 WIB

VIVA –Kematian pria bernama Sutrimo yang diduga tengah ramai diperbicangkan di media sosial. Peristiwa ini menarik perhatian publik karena korban ditemukan dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan busa. 

Kasus tersebut juga ramai diperbincangkan setelah beredar kabar bahwa Sutrimo diduga merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyusul dengan kematian pria tersebut yang mengundang banyak respon publik, berikut ini sejumlah fakta-fakta dibalik kematian pria tersebut.

1. Disebut Meninggal Dunia pada 23 Juli 2026

Dalam informasi yang beredar, Sutrimo meninggal dunia pada kamis 23 Juli 2026. Disebutkan juga bahwa korban sempat mengeluhkan sakit sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulut serta hidung saat berada di halaman klinik Mordent Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun berdasarkan keterangan rumah sakit, Sutrimo sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba.

2. Disebut Sempat Hubungi Keluarga

Berdasarkan informasi yang beredar, Sutrimo sempat menghubungi salah seorang kerabat pada pagi hari untuk mengeluhkan kondisi kesehatannya.

Sekitar pukul 06.37 WIB, korban disebut menelepon kerabat dan mengaku sedang sakit. Namun, ketika kerabat tiba di lokasi, Sutrimo sudah tidak sadarkan diri dengan busa keluar dari mulut dan hidung.

3. Polisi Masih Selidik Kasus Tersebut

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Selatan masih mengumpulkan berbagai fakta untuk memastikan penyebab kematian korban. Sejumlah pihak yang mengetahui kejadian juga telah dimintai keterangan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengungkapkan, berdasarkan informasi awal, Sutrimo pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis, 23 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan informasi awal, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," kata dia, dikutip Senin, 27 Juli 2026.

Untuk mengungkap penyebab kematian tersebut, penyidik kini menelusuri berbagai petunjuk. Tak hanya meminta klarifikasi dari pihak keluarga, petugas ambulans, maupun tenaga kesehatan, polisi juga mendalami rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, serta lokasi awal ditemukannya Sutrimo.

Halaman Selanjutnya

Menurut Budi, seluruh proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh sehingga setiap informasi yang diperoleh dapat diuji sebelum penyidik mengambil kesimpulan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |