Fakta Mengejutkan Terbongkar Penyebab Hancurnya Real Madrid

5 days ago 3

Selasa, 21 April 2026 - 08:37 WIB

VIVA – Mantan pemain Real Madrid, Steve McManaman membongkar fakta mengejutkan terkait sikap para pemain yang menjadi penyebab hancurkan Los Blancos dalam dua musim belakangan ini.

Madrid baru saja tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Bayern Munich. Di Liga domestik pun, kecil kemungkinan pasukan Alvaro Arbeloa meraih gelar juara. Pasalnya, mereka berjarak sembilan poin dari Barcelona di puncak klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironisnya, hasil buruk ini berbanding terbalik dengan skuad Madrid yang dihuni deretan bintang kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, hingga Jude Bellingham. Namun, materi mewah itu tak cukup untuk membawa mereka berjaya di Eropa.

McManaman melihat ada masalah mendasar di balik kegagalan tersebut. Ia menilai para pemain Madrid justru terlalu dominan di dalam tim.

“Para pemain adalah bos di Real Madrid. Pemain memiliki kekuatan yang luar biasa. Saya pikir itulah inti permasalahannya,” ujar McManaman, dikutip dari Diario Sport.

Menurutnya, dalam tim besar seharusnya pelatih tetap menjadi figur utama yang memegang kendali. Namun situasi di Madrid disebutnya berbeda.

Ia membandingkan dengan klub lain, di mana sosok pelatih seperti Arne Slot di Liverpool atau Pep Guardiola di Manchester City tetap menjadi otoritas tertinggi.
“Arne Slot adalah bos di Liverpool, Pep Guardiola adalah bos di Manchester City. Tapi di Real Madrid, para pemain yang jadi bos,” ucapnya.

McManaman sendiri pernah merasakan atmosfer ruang ganti penuh bintang saat memperkuat Madrid di era Los Galacticos. Saat itu, ia bermain bersama nama-nama besar seperti Zinedine Zidane, Luis Figo, hingga Ronaldo Nazario.

Meski harus beradaptasi dengan ego para bintang, McManaman tetap mampu meraih sukses. Ia meninggalkan Santiago Bernabeu dengan koleksi dua trofi Liga Champions, dua gelar LaLiga, satu Piala Super Spanyol, dan satu Piala Super Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Para pemain adalah bos di Real Madrid. Pemain memiliki kekuatan yang luar biasa. Saya pikir itulah inti permasalahannya,” ujar McManaman, dikutip dari Diario Sport.

Menurutnya, dalam tim besar seharusnya pelatih tetap menjadi figur utama yang memegang kendali. Namun situasi di Madrid disebutnya berbeda.

Halaman Selanjutnya

Ia membandingkan dengan klub lain, di mana sosok pelatih seperti Arne Slot di Liverpool atau Pep Guardiola di Manchester City tetap menjadi otoritas tertinggi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |