Jakarta, VIVA – Komisi Kejaksaan (Komjak) RI menilai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) definitif pada Kejaksaan Agung (Kejagung) segera ditunjuk usai Febrie Adriansyah mundur.
Ketua Komjak RI Pujiyono Suwadi menjelaskan bahwa penunjukan Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jampidsus sudah tepat untuk mengisi kebutuhan taktis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, untuk kebutuhan strategis, dia menilai perlu segera ada Jampidsus definitif untuk menggantikan Febrie Adriansyah.
Dia menuturkan, Komjak telah menginventarisasi nama-nama yang layak untuk menjadi Jampidsus ke depan. Meski begitu, dia tidak mengungkap siapa nama-nama tersebut.
“Setidaknya kami sudah menampung 10 nama,” kata Pujiyono.
Dalam pemilihan nama-nama tersebut, ia mengatakan bahwa Komjak mengutamakan beberapa kriteria, di antaranya memenuhi syarat administratif, profesionalisme, dan integritas.
Nantinya, nama-nama tersebut akan diusulkan Komjak kepada Jaksa Agung.
Sebelumnya, Jaksa Agung RI Sanitiar Burhanuddin menerima surat pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jampidsus pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum.
Menurut Anang, pengunduran diri Febrie juga berkaitan dengan proses hukum yang saat ini sedang ditangani penyidik Polri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku," kata Anang.
Adapun Febrie bersama satu orang lainnya yang berinisial DR telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). (Ant)
Prabowo: Hei Koruptor Sadar Diri, Rakyat Tidak Bodoh!
Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya akan menertibkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini menjadi sumber korupsi. Dia meminta para koruptor sadar diri
VIVA.co.id
12 Juli 2026

5 hours ago
3











