Detroit, VIVA – Ford tengah menyiapkan amunisi baru untuk bersaing di pasar kendaraan listrik. Pabrikan asal Amerika Serikat itu memperkenalkan pikap listrik terbaru bernama Fathom, yang dijadwalkan meluncur pada akhir 2027 dengan harga mulai US$29.945 atau sekitar Rp480 jutaan, termasuk biaya pengiriman.
Model ini menjadi produk pertama yang dibangun menggunakan platform Universal EV Platform, arsitektur baru yang dikembangkan Ford khusus untuk kendaraan listrik generasi berikutnya. Kehadirannya juga menandai babak baru strategi elektrifikasi perusahaan setelah menghentikan produksi F-150 Lightning di Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berbeda dengan F-150 Lightning yang mengusung nama legendaris, Ford memilih identitas baru untuk Fathom. Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa perusahaan ingin memulai pendekatan berbeda dalam mengembangkan kendaraan listriknya.
Disadur VIVA Otomotif dari Insideev, Jumat 7 Agustus 2026, dimensi Fathom berada di segmen pikap menengah. Ford menyebut kabinnya memiliki ruang yang lebih lega dibandingkan Toyota RAV4, namun tetap mempertahankan dimensi yang lebih ringkas dibanding pikap berukuran penuh.
Salah satu daya tarik utama model ini adalah harga jualnya. Banderol di bawah US$30 ribu membuat Fathom diposisikan sebagai salah satu pikap listrik paling terjangkau di Amerika Serikat, dengan harga yang mendekati Ford Maverick serta bersaing dengan sejumlah mobil listrik kompak di pasar setempat.
Meski menyasar harga yang lebih rendah, Ford mengklaim Fathom tidak hadir sebagai kendaraan dengan spesifikasi minimalis. Pikap listrik tersebut tetap dibekali layar sentuh berukuran besar beresolusi tinggi yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Sistem navigasinya juga terintegrasi dengan Apple Maps yang mampu menghitung rute perjalanan sekaligus merekomendasikan lokasi pengisian daya baterai. Selain itu, tersedia fitur BlueCruise yang memungkinkan kendaraan melaju dengan bantuan sistem mengemudi tanpa tangan pada ruas jalan tertentu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fitur lain yang menjadi perlengkapan standar meliputi frunk atau bagasi depan, digital key, serta kemampuan bidirectional charging yang memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan untuk menyuplai daya ke perangkat elektronik maupun kebutuhan lainnya.
Meski demikian, Ford masih menutup rapat sejumlah spesifikasi teknis. Kapasitas baterai, jarak tempuh, hingga kemampuan pengisian cepat belum diumumkan secara resmi. Perusahaan hanya memastikan akan tersedia lebih dari satu pilihan baterai, termasuk versi dengan jarak tempuh lebih jauh.
Halaman Selanjutnya
Untuk mendukung efisiensi biaya, Fathom akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang diproduksi di fasilitas BlueOval Battery Park Michigan. Sementara proses perakitannya dilakukan di Louisville, Kentucky, menggunakan sistem manufaktur baru yang diklaim mampu mempercepat proses produksi.

5 hours ago
5



















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295770/original/019030800_1783944385-20260713_094007.jpg)
