Jumat, 10 April 2026 - 08:05 WIB
VIVA – Sebuah laporan menyebut Iran siap menghadapi segala kemungkinan langkah dari Amerika Serikat. Dalam laporan itu juga ditegaskan bahwa Amerika tidak bisa merasa sepenuhnya aman dari aksi keras Israel di kawasan tersebut.
Sumber yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip kantor berita Tasnim pada Kamis waktu setempat, mengatakan bahwa Republik Islam Iran sejauh ini telah menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap berbagai kesepakatan dan kewajiban yang telah dibuat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Namun, Teheran terus mengamati dengan cermat berbagai kemungkinan ke depan dan akan bertindak sesuai dengan situasi serta dinamika hubungan yang terjadi saat itu,” ujar sumber tersebut seperti dikutip dari laman prestv.ir, Jumat 10 April 2026.
Pernyataan ini muncul sehari setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu mulai berlaku antara Teheran dan Washington Rabu lalu. Kesepakatan ini dimediasi oleh Pakistan dan dimaksudkan untuk membuka jalan bagi perundingan, dengan putaran pertama dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada hari Sabtu waktu setempat.
Salah satu skenario yang paling sederhana, menurut sumber itu, adalah Amerika Serikat dan sekutunya tetap mematuhi gencatan senjata serta menjalankan kesepakatan yang disetujui bersama oleh Iran dan sekutunya dalam jangka waktu yang wajar. Namun, ada juga kemungkinan skenario lain.
Menurut sumber tersebut, salah satu skenario yang mungkin ditempuh Washington adalah dengan menghambat proses, sehingga peluang tercapainya kesepakatan yang menguntungkan Iran dan sekutunya tidak tercapai. Di saat yang sama, AS juga berupaya keluar dari konflik, tetapi tetap membiarkan Israel terlibat perang dengan Iran dan Lebanon, atau setidaknya dengan Lebanon.
“Amerika Serikat tidak akan bisa lepas dari konsekuensi jika gencatan senjata ini berakhir tanpa hasil yang menguntungkan bagi Iran dan kelompok perlawanan. Karena itu, jika gencatan senjata sementara ini berakhir akibat pelanggaran dari pihak lain (AS dan Israel), atau karena Iran dan kelompok perlawanan tidak mencapai kesepakatan yang diinginkan dalam waktu yang kami anggap wajar, maka kepentingan AS di seluruh kawasan pasti akan kembali menjadi sasaran, seperti sebelum gencatan senjata,” kata dia.
Halaman Selanjutnya
Ia juga menambahkan bahwa sebenarnya sudah sangat jelas langkah apa yang seharusnya diambil pihak lawan. Menurutnya, mereka harus menyetujui kesepakatan yang menguntungkan Iran dan kelompok perlawanan, jika tidak, maka AS dan Israel akan kembali berada di bawah serangan.

2 weeks ago
9



























