New York, VIVA – Pengguna mobil listrik kini mendapat kemudahan baru berkat pembaruan fitur di Google Maps. Aplikasi navigasi tersebut menghadirkan sistem perencanaan perjalanan yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik.
Fitur ini memungkinkan pengemudi tidak lagi khawatir kehabisan daya saat perjalanan jauh. Selain itu, pengguna juga tidak perlu berpindah aplikasi hanya untuk mencari stasiun pengisian kendaraan listrik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup menambahkan data kendaraan ke dalam Google Maps. Caranya dengan masuk ke profil, lalu memilih pengaturan dan menambahkan jenis serta model mobil listrik yang digunakan.
Dengan informasi tersebut, Google Maps dapat menghitung berbagai aspek penting selama perjalanan. Salah satunya adalah estimasi penggunaan baterai mobil listrik berdasarkan rute yang dipilih.
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Rabu 1 April 2026, pengguna juga bisa memasukkan tingkat baterai saat ini untuk mendapatkan fitur yang lebih lengkap. Mulai dari rekomendasi titik pengisian daya, estimasi sisa baterai saat tiba, hingga waktu perjalanan yang sudah disesuaikan dengan durasi pengisian.
Menariknya, aplikasi ini juga memungkinkan pengguna menentukan target sisa baterai saat sampai di tujuan. Hal ini membuat perjalanan lebih fleksibel tanpa harus langsung mencari charger setibanya di lokasi.
Google menyebut fitur ini didukung teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence, yang dipadukan dengan model energi canggih. Sistem tersebut mempertimbangkan berbagai faktor seperti bobot kendaraan, kapasitas baterai, kondisi lalu lintas, hingga elevasi jalan dan cuaca.
Dengan pendekatan tersebut, perhitungan yang dihasilkan menjadi lebih akurat dan relevan. Pengemudi pun bisa merencanakan perjalanan dengan lebih tenang tanpa perlu menghitung manual.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Fitur ini mulai diluncurkan di Amerika Serikat dan mendukung lebih dari 350 model kendaraan dengan Android Auto. Sejumlah merek yang sudah kompatibel antara lain Audi, BMW, Hyundai, Toyota, hingga Mercedes-Benz.
Ke depan, Google berencana memperluas dukungan ke lebih banyak produsen mobil listrik. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Ada Mobil Pikap Legendaris Kini Jadi Listrik
Toyota resmi meluncurkan Mobil Hilux BEV 2026, pikap listrik tangguh dengan AWD, baterai 59,2 kWh, jarak tempuh hingga 315 km, tetap andal untuk kerja dan off-road.
VIVA.co.id
1 April 2026

7 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
