Gunung Marapi Erupsi Durasi 22 Detik, Warga Dilarang Dekati Kawah

5 hours ago 1

Sabtu, 4 April 2026 - 13:00 WIB

Padang, VIVA - Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan gunung api yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalami erupsi sekitar 22 detik.   

"Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 07.41 WIB yang terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5,3 milimeter serta berdurasi sekitar 22 detik," ujar petugas PGA Gunung Marapi Ilhamdi Saputra, Sabtu, 4 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirinya mengatakan, tinggi kolom abu vulkanik akibat letusan gunung api 2.891 meter diatas permukaan laut (MDPL) itu tak teramati lantaran tertutup awan. Saat ini Gunung Marapi masih berada pada Level II alias Waspada.

Pada hari yang sama PGA pun mencatat gunung api tersebut mengalami erupsi pukul 05.25 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati karena tertutup awan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,3 milimeter dan durasi 34 detik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada masyarakat untuk dipatuhi. Pertama, melarang siapapun beraktivitas atau berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung api (Kawah Verbeek).  

Kedua, PVMBG juga mengingatkan adanya ancaman potensi lahar dingin terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api. Kondisi itu bisa terjadi ketika hujan atau musim hujan.

Lalu, apabila terjadi hujan abu masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan. Rekomendasi lainnya ialah meminta semua pihak tetap menjaga suasana yang kondusif, serta tidak menyebarkan narasi bohong. (Ant)

Warga mengikuti aksi unjuk rasa menentang serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran di Kota London, Inggris

AS Ajukan Gencatan Senjata 48 Jam, Iran Tak Gubris

Iran dilaporkan mengabaikan usulan gencatan senjata selama 48 jam yang diajukan oleh Amerika Serikat di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

img_title

VIVA.co.id

4 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |