Jakarta, VIVA – Harga plastik mengalami lonjakan signifikan di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Bahkan, mencapai dua kali lipat dampak meningkatnya konflik di Timur Tengah yang mendorong harga minyak global naik signifikan.
Reni, pemilik toko plastik di Pasar Atas Baturaja mengatakan bahwa harga plastik, khususnya kantong kresek mengalami kenaikan signifikan. “Naiknya drastis sejak beberapa pekan terakhir. Biasanya plastik per satu bal Rp38.000. Sekarang bisa sampai Rp65.000/bal," katanya, Rabu, 15 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain harga mahal, kata dia, ketersediaan barang dari agen pemasok saat ini juga menjadi masalah."Pembeli tetap ada, tapi barangnya yang sering kosong," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Yanto, pedagang es kelapa muda di kawasan Taman Kota Baturaja mengaku kenaikan harga terjadi hampir pada seluruh jenis plastik yang ia gunakan untuk berjualan.
Dia merinci, harga plastik PE (Polyethylene) ukuran 15x30 naik dari Rp15.000 menjadi Rp23.000/bal, sementara sedotan naik dari Rp8.000 menjadi Rp10.000/bungkus. Bahkan, plastik kemasan merek tomat melonjak dari Rp36.000 menjadi Rp65.000/bal.
"Itu harga di toko plastik, kalau eceran pasti lebih mahal lagi," tegasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag OKU, Irfan Maradona secara terpisah mengaku pihaknya belum memantau harga plastik di pasar wilayah setempat, termasuk dampak dari kenaikan harga tersebut.
"Kami hanya melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok di tingkat pasar rakyat. Untuk harga plastik belum terpantau," ujar Irpan. (Ant)
Raja Kripto Klaim Harga Bitcoin Bakal Tembus Rp359 Miliar per Keping
Michael Saylor memprediksi harga Bitcoin bisa tembus Rp359 miliar per koin. Didukung akumulasi besar dan adopsi global, ini faktor pendorong lonjakan kripto.
VIVA.co.id
15 April 2026

1 week ago
14



























