Hizbullah Ungkap Syarat Utama Akhiri Perang dengan Israel

1 week ago 8

Selasa, 14 April 2026 - 13:00 WIB

Beirut, VIVA – Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem mengungkapkan syarat-syarat utama dari pihaknya untuk dapat mengakhiri perseteruan dengan Israel.

"Syarat-syaratnya, yaitu penghentian penuh agresi, penarikan segera pasukan, pembebasan tahanan, pengembalian para pengungsi, dan rekonstruksi," kata Qassem melalui siaran video.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Qassem mengatakan Hizbullah akan terus berperang melawan Israel jika pasukan itu terus menyerang Lebanon dan menduduki wilayahnya. Dia pun menyebut konflik yang terjadi merupakan "agresi Amerika Serikat dan Israel" terhadap Lebanon.

"Pihak perlawanan telah memulihkan dirinya secara diam-diam dan sistematis dan ketika kami mendapat peluangnya, kami akan menangkap tentara musuh," kata pimpinan Hizbullah itu.

Selama 15 bulan terakhir, Israel tak kunjung mematuhi gencatan senjata yang telah disepakati pada 17 November 2024 lalu, kata Qassem. Dia juga menambahkan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri perang adalah dengan mematuhi gencatan tersebut.

Qassem menegaskan penolakan Hizbullah untuk berdialog dengan "entitas penjajah" serta mengecamnya sebagai langkah yang "tak bermakna".

Dia pun mendesak Pemerintah Lebanon untuk mencabut larangan aktivitas militer Hizbullah, karena kelompok perlawanan dan militer tidak dapat berada dalam keadaan konflik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Selasa ini, Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Yechiel Leiter dan Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh-Moawad akan bertemu di Washington untuk membahas potensi kesepakatan damai.

Dialog tersebut diinisiasi pihak Lebanon melalui mediator internasional. Menjelang berlangsungnya negosiasi, unjuk rasa pro-Hizbullah dilaporkan berlangsung di Ibu Kota Beirut, Lebanon. (Ant)

 Anadolu Ajansi)

Gila Perang! Netanyahu Kompori AS, Berharap Gencatan Senjata dengan Iran Segera Berakhir

PM Israel Benjamin Netanyahu berharap gencatan senjata antara Iran dan AS bisa runtuh dan "bisa berubah dalam sekejap" karena pihak Iran dianggap melakukan pelanggaran

img_title

VIVA.co.id

14 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |