HMT ITB Minta Maaf, Klarifikasi Lagu 'Erika' yang Liriknya Bernuansa Mesum

1 week ago 5

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

Bandung, VIVA – Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait viralnya penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) yang membawakan lagu berjudul “Erika”. 
Lagu tersebut menuai sorotan luas dari publik lantaran liriknya dinilai mengandung unsur yang tidak pantas dan berpotensi merendahkan perempuan.

Kontroversi ini mencuat setelah sebuah video penampilan OSD HMT ITB beredar di media sosial dan menjadi perbincangan hangat. Dalam rekaman tersebut, lagu “Erika” dinyanyikan di hadapan publik, namun sejumlah pihak menilai isi liriknya tidak sesuai dengan norma kesusilaan yang berlaku saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi polemik tersebut, pihak HMT ITB menyampaikan pernyataan sikap melalui siaran pers resmi. Dalam pernyataannya, mereka secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat beredarnya video tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan," bunyi pernyataan itu, dikutip dari website resmi ITB, Rabu 15 April 2026.

Dalam klarifikasinya, HMT ITB menjelaskan bahwa Orkes Semi Dangdut (OSD) merupakan salah satu unit kegiatan yang telah lama berada di bawah naungan organisasi tersebut, bahkan telah eksis sejak dekade 1970-an.  Sementara itu, lagu “Erika” disebut sebagai karya lama yang diciptakan pada era 1980-an.

Meski demikian, pihak organisasi mengakui adanya kelalaian dalam tetap menampilkan lagu tersebut di tengah perkembangan nilai dan norma sosial yang terus berubah. 

"Kami menyadari bahwa ini merupakan suatu kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, HMT ITB menegaskan bahwa konten yang ditampilkan dalam pertunjukan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung tinggi oleh lingkungan akademik maupun organisasi kemahasiswaan. Mereka juga menekankan komitmen untuk tidak mentoleransi segala bentuk tindakan yang berpotensi merendahkan martabat individu atau kelompok tertentu.

Sebagai langkah konkret, HMT ITB menyatakan telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera menurunkan konten video dan audio terkait dari berbagai platform, termasuk akun resmi organisasi maupun akun individu yang terafiliasi. 

Halaman Selanjutnya

"Kami telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat," ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |