Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan tren naik setelah sempat terjun ke zona merah pada pertengahan jam perdagangan hari ini. IHSG menguat 0,44 persen atau 33,62 poin ke level 7.709,57 pada sesi pertama, Rabu, 15 April 2026.
Berdasarkan pantauan VIVA melalui Stockbit, IHSG langsung terbang menyentuh level 7.765 sebanyak dua kali saat pembukaan pasar. Namun, indeks terkoreksi ke posisi 7.664 bahkan sempat terjun ke posisi 7.645 meskipun perlahan berbalik menguat (rebound).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 13,64 triliun dengan volume transaksi harian mencapai Rp 331,33 juta. Nominal ini merupakan akumulasi perdagangan yang dilakukan investor sebanyak 2,01 juta transaksi.
Sektor transportasi memimpin kenaikan sebesar 3,43 persen lalu sektor industri meningkat 3,30 persen dan sektor bahan baku melambung 1,11 persen.
Penguatan juga dicetak sektor konsumer non-siklikal sebesar 0,89 persen, sektor teknologi meningkat 0,80 persen, sektor energi naik 0,78 persen, sektor properti naik 0,74 persen, sektor kesehatan melambung 0,21 persen dan sektor infrastruktur melonjak 0,15 persen.
Ilustrasi grafik pergerakan IHSG
Sementara itu, sektor keuangan dan konsumer siklikal tertinggal di zona merah. Masing-masing terkoreksi sebesar 0,17 persen dan 0,15 persen.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, pasar menunjukkan tren penguatan yang berlanjut. Ini tercermin dari histogram MACD yang tetap bergerak di area positif.
"Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang 7.700–7.800 pada perdagangan hari ini," demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Rabu, 15 April 2026.
Adapun beberapa emiten berhasil mencetak lompatan harga tertinggi di jajaran saham unggulan (LQ45). Berikut tiga saham top gainers sampai akhir sesi pertama.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
Saham AADI meleesat 6,31 persen atau 650 poin hingga menembus level 10.950
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Saham MDKA melambung 6,23 persen atau 200 poin menjadi 3.410.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Saham INCO melonjak 6,23 persen atau 400 poin ke posisi 6.825
BRI Tebar Dividen Final Rp 31,47 Triliun untuk Tahun Buku 2025, Catat Tanggalnya
BRI bakal membagikan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp 31,47 triliun atau Rp 209 per saham, dengan cum date pada 20 April 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi.
VIVA.co.id
15 April 2026

1 week ago
10



























