IHSG Sesi I Melesat 2,14 Persen, Analis Prediksi Bakal Terbang ke 7.700

1 week ago 8

Selasa, 14 April 2026 - 12:52 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan signifikan pada sesi pertama perdagangan Selasa, 14 April 2026. IHSG menguat 2,14 persen atau 160,56 poin hingga terbang ke level 7.660. 

Pergerakan IHSG berada dalam rentang area 7.593 sampai ke posisi tertinggi intarday di level 7.686. Nilai transaksi harian sebesar Rp 13,49 triliun, volume transaksi mencapai Rp 26,21 miliar sementara jumlah transaksi yang dilakukan investor sebanyak 1,79 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh sektor saham mencatat hasil positif. Sektor konsumer siklikal menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan sebesar 1,10 persen. 

Sebaliknya, sektor infrastruktur memimpin penguatan sebesar 4,86 persen. Sektor industri menyusul lonjakan sebesar 3,05 persen dan sektor bahan baku menguat 3,01 persen. 

IHSG

Photo :

  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD terus berlanjut. Sementara itu, indikator Stochastic RSI sedang berada pada overbought area. 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 7.675-7.700 pada perdagangan Sesi II," demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa, 14 April 2026.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas juga melaporkan emiten-emiten yang membukukan lompatan harga tertinggi (top gainers) di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) sebagai berikut.

Barito Pacific Tbk (BRPT)

Saham BRPT melambung dua digit sebesar 10,05 persen atau 220 poin menjadi 2.410.

Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA melesat 7,59 persen atau 240 poin menjadi 3.400.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)

Saham BBTN naik 6,27 persen atau 80 poin ke posisi 1.355.

Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji.

Langkah Antisipatif Pemerintah Redam Dampak Krisis Energi Global Perkuat Fondasi Nasional

Pemerintah dinilai telah mengambil langkah antisipatif yang tepat, mulai dari menjaga stok energi nasional, mengamankan rantai pasok, hingga memperkuat diplomasi energi.

img_title

VIVA.co.id

14 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |