loading...
IRGC Iran klaim telah hancurkan sistem pertahanan THAAD di Uni Emirat Arab dengan serangan rudal presisi. THAAD merupakan sistem pertahanan tercanggih dan termahal AS. Foto/The Sunday Guardian
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeklaim telah menghancurkan sistem pertahanan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) di Pangkalan Al-Ruwais, Uni Emirat Arab (UEA). THAAD dikenal sebagai sistem rudal tercanggih dan termahal Amerika Serikat (AS).
Media Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa sistem pertahanan udara termahal di dunia itu dihancurkan dalam serangan rudal presisi pada hari Senin.
Baca Juga: Rudal Iran Nyaris Sasar Turki, tapi Ditembak Jatuh Pertahanan Udara NATO
Sistem THAAD yang dioperasikan di UEA memiliki kemampuan "hit-to-kill" di mana misil pencegatnya yang terbang dengan kecepatan Mach 8 (9.900 km/jam) dapat menghantam senjata penyerang secara langsung.
Sistem pertahanan buatan AS ini telah dijual kepada sekutu-sekutu dekat Washington, dengan beberapa baterai dimiliki oleh UEA yang terbukti sangat berharga dalam melawan serangan Iran. Sistem ini juga telah melindungi Abu Dhabi dari rudal Houthi pada Januari 2022.
Misil pencegat yang ditembakkan sistem THAAD masing-masing berharga USD12 juta. Pencegat-pencegat tersebut dirancang untuk menghancurkan rudal penyerang ketika berada dalam fase terminalnya, menuju ke bawah dengan kecepatan tinggi tetapi pada jalur yang dapat diprediksi.
Dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Money Control, Kamis (5/3/2026), IRGC mengatakan sistem pertahanan THAAD Amerika dihantam oleh rudal presisi yang diluncurkan oleh Angkatan Udara mereka, sehingga tidak dapat beroperasi. Ditambahkan bahwa radar sistem THAAD yang ditempatkan di pangkalan Al-Ruwais di Uni Emirat Arab telah dihancurkan sehari sebelumnya.
Menurut IRGC, penghancuran sistem pertahanan tersebut telah memberi pasukannya kebebasan yang lebih besar untuk berhasil mengenai target mereka.








































