Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan penyisiran terkait maraknya stiker kode matriks (QR/quick response code) judi online.
Pramono juga meminta agar ada tindakan tegas yang diambil buntut temuan stiker judi online (judol) tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Jadi saya akan minta kepada OPD terkait, Satpol PP untuk melakukan screening untuk itu, kalau memang betul tentunya segera diambil tindakan,” kata Pramono kepada wartawan, dikutip Sabtu, 7 Maret 2026.
Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan wilayah yang mendukung penuh pemerintah pusat dalam memberantas judi online.
“Karena judol inilah yang membuat banyak warga di mana saja, termasuk di Jakarta ini, yang kemudian terjerat hidupnya,” tutur Pramono.
Sebelumnya, polisi menangkap terduga penyebar stiker kode matriks (QR/quick response code) judi daring (judol) dan jaringan penipuan (scam) berinisial SH alias P (38) di Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan (Jaksel).
"Kami melakukan pengembangan dan berhasil menangkap diduga pelaku, inisial SH alias P pada Selasa (17/2) sekira pukul 22.28 WIB itu di rumahnya, daerah Larangan, Kota Tangerang," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam.
Stiker kode matriks (data matrix) adalah kode batang (barcode) dua dimensi (2D) berbentuk persegi atau persegi panjang yang terdiri dari pola sel hitam-putih, dirancang untuk menyimpan data alfanumerik (hingga 2.335 karakter) dalam ruang yang sangat kecil.
Kode ini sangat tahan lama, mampu dibaca meskipun rusak hingga 30 persen dan umum digunakan untuk pelacakan komponen industri, elektronik, otomotif dan kesehatan.
Seala mengatakan kronologinya dimulai pada kejadian pada Selasa (10/2) sekitar pukul 17.30 WIB dan viral media sosial Instagram, setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) disebar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat itu, dua orang pelaku P dan F menyebarkan tempelan stiker QR di warteg maupun motor di seluruh Jakarta yang salah satunya kafe di Petukangan Selatan, Pesanggrahan.
Ternyata, setelah diperiksa, stiker QR itu terhubung ke situs judol yang diduga sekaligus penipuan. Setelah didalami, ternyata situs tersebut terhubung jaringan privat virtual/virtual private network (VPN) dari luar Indonesia.
Halaman Selanjutnya
"Sehingga kami berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dan juga satuan-satuan lainnya untuk bisa mengembangkan lebih lanjut, karena kita ketahui bahwa judol adalah prioritas yang menjadi atensi dari Bapak Presiden Prabowo," ucapnya.

2 hours ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334428/original/084075100_1756715756-asian-researcher-in-laboratory-from-back.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5241580/original/053250100_1748995770-20250604_065635.jpg)