Iran: Selat Hormuz Terbuka Bagi Siapapun Kecuali AS dan Sekutunya

5 hours ago 2

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyatakan, Selat Hormuz tetap terbuka karena pembatasan penggunaan jalur tersebut hanya berlaku untuk Amerika Serikat (AS), Israel, dan para sekutu mereka.

"Selat Hormuz terbuka. Selat itu hanya ditutup untuk kapal tanker dan kapal milik musuh-musuh kita, untuk mereka yang menyerang kami dan sekutu mereka. Yang lain bebas melintas," kata Araghchi, dikutip Minggu, 15 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan bahwa kekhawatiran negara-negara soal keselamatan pelayaran di kawasan itu "tidak ada kaitannya" dengan Iran.

Pelayaran melalui Selat Hormuz hampir terhenti setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Kemudian, Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh wilayah Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selat Hormuz diketahui merupakan jalur utama untuk memasok minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.

Dimana kapasitasnya yakni mencakup sekitar 20 persen perdagangan global minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair. (Ant).

Rudal Iran menghantam Hotel Palm Jumairah di Dubai, UAE

Rekam Serangan Rudal Iran di Dubai, Turis Asal Inggris Terancam 2 Tahun Penjara

Pria berusia 60 tahun asal Inggris yang merupakan turis yang sedang berkunjung ke Dubai, didakwa karena diduga merekam serangan rudal Iran yang melintasi Dubai

img_title

VIVA.co.id

15 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |