Strategi Polda Sumsel Amankan Arus Mudik: Pengantongan Kendaraan Berat hingga Turunkan Tim Urai Macet

4 hours ago 3

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:28 WIB

Palembang, VIVA – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumatera Selatan memperkuat pengamanan jalur mudik melalui sejumlah langkah strategis guna menjaga kelancaran lalu lintas, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di wilayah Sumatera Selatan.

Salah satu langkah yang diterapkan adalah kebijakan pengantongan kendaraan bersumbu tiga ke atas di titik strategis, yakni di Pos Lantas Sumarlin KM 225 yang berada di kawasan perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, tepatnya di wilayah Musi Banyuasin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan ini bertujuan memisahkan arus kendaraan logistik bermuatan besar dari kendaraan pribadi para pemudik, sehingga potensi kemacetan maupun risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir.

Selain itu, Polda Sumsel juga mengaktifkan tim urai macet yang terdiri dari personel gabungan Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Samapta. Tim ini disiagakan di kawasan Timbangan KM 12 Banyuasin untuk melaksanakan patroli bergerak sekaligus melakukan rekayasa lalu lintas secara cepat apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.

Pengamanan turut diperkuat di wilayah Lubuk Linggau melalui optimalisasi empat pos strategis, yakni Pos Pelayanan Stasiun, Pos Terpadu Lippo, Pos Pengamanan Simpang Periuk, dan Pos Pengamanan Petanang. Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama periode arus mudik.

Di tingkat Polda, Satgas Operasi Ketupat Musi juga secara rutin melakukan analisis dan evaluasi terhadap perkembangan situasi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik.

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho, menegaskan bahwa koordinasi lintas satuan menjadi kunci keberhasilan pengamanan arus mudik tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pengantongan kendaraan berat di perbatasan, pengaktifan tim urai macet, serta pemantauan di seluruh pos merupakan langkah strategis agar perjalanan pemudik tetap aman dan lancar,” katanya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Polda Sumsel berkomitmen memastikan arus mudik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman hingga tiba di tujuan.

Ilustrasi mudik.

Mudik 2026 Diprediksi Capai 143 Juta Orang, Begini Cara Pemudik Menyiasati Perjalanan Panjang

Musim mudik selalu menghadirkan cerita khas perjalanan panjang menuju kampung halaman. Tahun ini, mobilitas masyarakat diperkirakan kembali melonjak.

img_title

VIVA.co.id

15 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |