Selasa, 14 April 2026 - 16:00 WIB
VIVA –Dampak perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari lalu cukup signifikan. Berdasarkan ketarangan Juru Bicara Pemerintah Iran, Selasa 14 April disebutkan bahwa kerusakan akibat serangan terhadap Iran diperkirakan mencapai sekitar Rp 270 miliar dolar atau sekitar Rp 4.320 Triliun.
“Salah satu isu yang sedang dikejar oleh tim perunding kami, dan juga dibahas dalam pembicaraan di Islamabad, adalah masalah reparasi perang,” ujar Fatemeh Mohajerani kepada RIA Novosti Rusia, sebagaimana dilaporkan kantor berita semi-resmi Tasnim dan dikutip dari laman Anadolu Agency, Selasa 14 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mohajerani menegaskan bahwa angka 270 miliar dolar tersebut belum final, dan bisa bertambah jumlahnya.
“Kerusakan biasanya harus dikaji dalam beberapa lapisan,” kata dia.
Seperti diketahui, Ketegangan di kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan melukai ribuan orang.
Teheran kemudian melancarkan serangan balasan ke Israel, Irak, Yordania, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS, sebelum gencatan senjata selama dua pekan diumumkan pekan lalu.
Menyusul dengan serangan tersebut, pekan lalu kedua negara itu sepakat untuk melakukan gencatan senjata. AS dan Iran juga sepakat untuk melakukan perundingan lanjutan membahas gencatan senjata di ibu kota Pakistan, Islamabad pada Sabtu pekan lalu.
Namun sayangnya, perundingan yang berlangsung selama 21 jam di sana tidak mencapai kesepakatan. Trump kemudian merespon dengan menyatakan bahwa militer AS siap sepenuhnya untuk menyelesaikan kekuatan Iran pada waktu yang dianggap tepat.
“Pada suatu titik, kita akan mencapai kondisi di mana semua pihak bebas masuk dan keluar, tetapi Iran belum mengizinkan hal itu terjadi,” tulis dia dikutip dari laman Anadolu Agency, Senin 13 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia juga mengatakan bahwa pasukan AS akan memulai proses memblokade setiap kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz.
“Saya juga telah memerintahkan Angkatan Laut kami untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar pungutan kepada Iran. Tidak ada pihak yang membayar pungutan ilegal yang akan mendapatkan jalur aman di laut lepas,” tulis Trump lebih lanjut.
AS-Iran Berencana Lanjutkan Negosiasi Putaran Kedua Pekan Ini
Putaran pembicaraan selanjutnya antara Amerika Serikat dan Iran kemungkinan akan berlangsung akhir pekan ini atau awal pekan depan, menurut pejabat Iran di Pakistan
VIVA.co.id
14 April 2026

1 week ago
9



























