Selasa, 14 April 2026 - 14:26 WIB
VIVA – Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dijadwalkan untuk bergabung dalam negosiasi perdamaian langsung antara Israel dan Lebanon di Departemen Luar Negeri pada hari Selasa, 14 April 2026, menurut jadwal resmi.
Rubio akan menjamu Duta Besar Israel Yechiel Leiter dan Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh Moawad pada pukul 11:00 waktu setempat sebagai bagian dari upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk mengamankan kesepakatan gencatan senjata.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Menlu Rubio akan ikut serta dalam perundingan damai antara duta Israel untuk Amerika Serikat Yechiel Leiter dan Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh-Moawad di Kantor Departemen Luar Negeri," menurut jadwal agenda yang disiarkan Deplu AS.
Pertemuan ini menandai dimulainya negosiasi langsung antara Israel dan Lebanon dan akan menjadi salah satu pembicaraan tingkat tertinggi antara kedua pihak dalam beberapa dekade. Diskusi tersebut diharapkan akan fokus pada pengamanan gencatan senjata, pelucutan senjata Hizbullah, dan pengaturan perdamaian yang lebih luas.
Pembicaraan ini berlangsung di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan Hizbullah di Lebanon selatan, di mana tentara Israel telah memperluas serangan udara dan daratnya setelah perang Iran.
Dialog tersebut diinisiasi oleh pihak Lebanon melalui mediator internasional. Menjelang berlangsungnya negosiasi, unjuk rasa pro-Hizbullah dilaporkan berlangsung di Beirut, ibu kota Lebanon.
Perseteruan antara Israel dan Hizbullah, kelompok Syiah Lebanon, mengalami eskalasi pada 2 Maret, ditandai dengan serangan rudal Hizbullah ke wilayah Israel, di tengah serangan militer AS-Israel ke Iran.
Israel lantas melancarkan serangan berskala besar ke sejumlah wilayah Lebanon, antara lain wilayah selatan, Lembah Bekaa, dan Beirut. Kemudian pada 16 Maret, militer Zionis Israel mengumumkan dimulainya agresi darat ke wilayah Lebanon selatan.
Menyusul gencatan senjata selama dua pekan antara Iran dan Israel yang diumumkan pekan lalu, Hizbullah menangguhkan serangannya terhadap Israel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tetapi, Hizbullah melanjutkan lagi serangan pada Kamis setelah Israel melakukan serangan besar-besaran terhadap Beirut dan kota-kota di Lebanon selatan pada Rabu.
Lebih dari 2.000 orang telah tewas dan satu juta orang mengungsi sejak awal Maret. Hezbollah menolak rencana negosiasi Washington, menyebutnya "sia-sia" dan mendesak pemerintah Lebanon untuk fokus menghadapi "agresi" Israel.
Utusan Iran di PBB Kecam Blokade AS Sebut Pelanggaran Serius Kedaulatan
Utusan Iran untuk PBB kecam pemberlakukan blokade laut oleh AS terhadap pelabuhan Iran sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial.
VIVA.co.id
14 April 2026

1 week ago
14



























