Jelang Batas Gencatan Senjata, Bursa Asia Melejit di Tengah Harapan Damai AS-Iran

5 days ago 3

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik melesat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 21 April 2026. Kenaikan indeks-indeks acuan di kawasan ini ditopang besarnya harapan pasar penyelesaian konflik Timur Tengah meski ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus memanas.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuding Presiden AS Donald Trump berupaya memanipulasi jalannya negosiasi melalui tekanan militer. Ia menyinggunh aksi Trump memberlakukan pengepungan dan melanggar gencatan senjata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Trump) mencoba mengubah meja perundingan—dalam imajinasinya sendiri—menjadi meja penyerahan diri atau untuk membenarkan kembali provokasi perang,” tulis Ghalibaf dalam unggahannya di X.

Ghalibaf selaku salah satu negosiator utama Iran menambahkan, pihaknya tidam menerima negosiasi di bawah bayang-bayang ancaman. Ia menegaskan siap untuk mengungkapkan kartu baru di medan perang dalam dua minggu terakhir.

Hal ini terjadi setelah Trump mengatakan banyak bom akan mulai meledak jika tidak ada kesepakatan yang tercapai sebelum gencatan senjata mencapai batas akhir pada Selasa malam waktu setempat. Ia mengancam Iran dengan kekuatan militer AS.

Di saat kedua pihak saling tuduh-menuduh, investor tetap optimis terhadap prospek pasar saham secara keseluruhan. Pandangan pasar sejalan proyeksi analis.

“Saya pikir ekonomi akan baik-baik saja selama tiga bulan ke depan," ujar Kepala Ahli Startegi Ekuitas Wells Fargo, Ohsung Kwon.

Melansir CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan melejit 1,58 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari emiten saham perusahaan berkapitalisasi kecil menguat 0,90 persen.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 melonjak 0,52 persen. Sedangkan, indeks Topix sedikit dibuka naik tipis.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melambung 0,20 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada merangkak ke posisi 26.494 dari sebelumnya di area 26.361,07.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda nasib 180 derajat, Wall Street justru terpukul atas optimisme pasar terhadap tercapainya kesepatan damai AS-Iran. Selama sesi perdagangan Senin, 20 April 2026, indeks S&P 500 anjlok 0,24 persen menjadi 7.109,14.

Nasdaq Composite tergerus 0,26 persen ke level 24.404,39 sekaligus mengakhiri tren kenaikan selama 13 hari berturut-turut. Indeks Dow Jones Industrial Average tergerua 4,87 poin atau 0,01 persen menjadi 49.442,56. 

Presiden AS, Donald Trump

Trump Bakal Ledakan Banyak Bom jika Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir

Trump mengatakan delegasi AS sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua negosiasi dengan Iran—setelah putaran pertama perundingan pada 11-12 April lalu gagal.

img_title

VIVA.co.id

21 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |