Sabtu, 4 April 2026 - 16:29 WIB
VIVA – Jumlah korban tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Jembatan B1 di Karaj, Iran, meningkat menjadi 13 orang dan melukai puluhan lainnya, menurut Kantor Berita Mahasiswa Iran mengutip Direktur Jenderal Yayasan Veteran dan Martir Alborz, Amir Hossein Daneshkuhan, Sabtu, 4 April 2026.
"Jumlah orang kehilangan nyawanya dalam serangan Amerika-Israel di Jembatan B1 di Provinsi Alborz telah meningkat menjadi 13 orang," kata Daneshkuhan. Di lembah di bawah jembatan, keluarga-keluarga sedang piknik di rerumputan ketika ledakan terjadi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Serangan gabungan Amerika-Israel menghantam jembatan utama yang berada di jalan raya Provinsi Alborz, Iran utara, pada Kamis pagi, demikian menurut laporan media. Jembatan itu belum secara resmi diberi nama dan hanya dikenal sebagai B1.
Kantor Berita Fars menyebutkan beberapa lokasi terkena serangan berada di daerah Azimieh dekat Karaj, termasuk Jembatan B1, yang digambarkan sebagai jembatan tertinggi di Timur Tengah.
Kantor berita tersebut melaporkan beberapa korban luka. Jembatan yang merupakan bagian dari proyek infrastruktur besar dan akan segera diresmikan itu pun mengalami kerusakan.
Laporan mengatakan bahwa militer Amerika melakukan serangan double tap di Iran, yakni lokasi yang sama dihantam dua kali secara berturut-turut. Serangan itu telah membelah jembatan menjadi dua di titik tengahnya.
Serangan kedua menghancurkan ujung-ujung dek jembatan, dan balok baja yang bengkok serta potongan-potongan beton kini menggantung di atas jurang.
Saat serangan kedua terjadi, sejumlah petugas tanggap darurat sudah berada di lokasi kejadian untuk membantu korban luka, meskipun personel tersebut dianggap sebagai warga sipil yang dilindungi berdasarkan hukum internasional.
Jembatan B1 di Karaj, Iran, hancur dihantam serangan AS
Jembatan Kebanggaan Iran
Menurut kantor berita IRNA Iran, B1 adalah proyek rekayasa paling kompleks di Iran, dibangun menggunakan sistem "ekstradosed" yang menopang dek melalui kabel suspensi dan lengkungan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Titik tertingginya menjulang 176 meter di atas tanah dan membentang sepanjang 1.050 meter.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari proyek jalan raya besar yang bertujuan untuk mengurangi waktu perjalanan antara Teheran dan Iran utara, tujuan populer, terutama untuk perjalanan akhir pekan ke Laut Kaspia.
Halaman Selanjutnya
Insinyur Iran, Roozbeh Yazdi, menyesalkan serangan AS yang menyasar infrastruktur sipil. "Kami bekerja keras untuk merakit bagian-bagian ini. Kami menangis, kami berkeringat deras," kata Yazdi di lokasi tersebut, tempat jembatan itu seharusnya dibuka musim panas ini.

1 day ago
4











