loading...
Kemenag dan LPDP membuka Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) Luar Negeri 2026. Foto/Instagram @kemenag_ri.
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ( LPDP ) membuka Program Persiapan Studi Lanjut (PPSL) Luar Negeri 2026. Berikut ini persyaratan lengkapnya.
PPSL adalah program yang dirancang sebagai pelatihan intensif untuk mempersiapkan peserta studi lanjut ke luar negeri melalui penguatan proposal riset, kemampuan Bahasa Inggris (IELTS), strategi memperoleh beasiswa dan
studi luar negeri, profesionalisme dosen dan jejaring, serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama.
Instagram Kemenag @kemenag_ri, menjelaskan masa pendaftaran PPSL Luar Negeri 2026 dibuka pada 16 hingga 23 September 2026. Pendaftaran dilakukan online di laman pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id.
Baca juga: SKD SPCP IPDN 2026, Simak Jadwal, Lokasi, dan Ketentuan Wajibnya
Dikutip dari Booklet PPSL 2026, materi pelatihan meliputi penyusunan proposal riset (25%), kemahiran Bahasa Inggris/IELTS (45%), strategi beasiswa dan studi luar negeri (15%), profesionalisme dan jejaring dosen (5%), serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama (10%).
PPSL 2026 dilaksanakan selama 3 bulan. Metode kegiatan akan dilakukan secara luring pada perguruan tinggi penyelenggara. Lokasi pelaksanaan PPSL 2026 ialah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Setelah masa pendaftaran berakhir maka dilanjut dengan penetapan peserta pada 28 September 2026 dan pelaksanaan program pada 1 Oktober-30 Desember 2026.
Peserta yang lolos PPSL Luar Negeri 2026 akan menerima bantuan dana program, dana hidup bulanan, dana tes bahasa, hingga dana transportasi.
Persyaratan
1. Warga Negara Indonesia (WNI).









































