Kemlu RI Ungkap Progres Pembebasan Dua Kapal Pertamina yang Tertahan di Teluk Persia

1 week ago 6

Jumat, 17 April 2026 - 20:31 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menindaklanjuti respons positif pemerintah Iran terkait upaya pembebasan dua kapal tanker milik Pertamina yang masih tertahan di kawasan Selat Hormuz, Teluk Persia, sejak awal Maret 2026. Dua kapal tersebut adalah VLCC Pertamina Pride dan MT Gamsunoro yang hingga kini belum dapat melintas akibat situasi keamanan yang belum kondusif di jalur pelayaran strategis tersebut.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Mulachela, mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk otoritas Iran, untuk mempercepat proses pembebasan kapal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak, termasuk Angkatan Bersenjata Iran dan Kementerian Luar Negeri Iran, untuk menindaklanjuti sinyal positif yang telah disampaikan pemerintah Iran pada pertengahan Maret lalu, khususnya bagi kapal Pertamina,” ujar Vahd Nabyl dalam konferensi pers yang dikutip tvOne, Jumat 17 April 2026.

Ia menambahkan, Kemlu juga memastikan kesiapan teknis kedua kapal, termasuk kesiapan kru dan asuransi pelayaran, agar dapat segera berlayar ketika izin melintas diberikan.

“Dan kita akan terus memantau dan memastikan kesiapan teknis, termasuk kesiapan kru, asuransi, dan sebagainya, agar kedua kapal tersebut dapat melintas dengan lancar,” katanya.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) menyatakan terus memantau perkembangan situasi di Selat Hormuz yang dinilai sangat dinamis. Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, menyampaikan apresiasi kepada Kemlu RI serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran atas dukungan dalam proses pembebasan kapal.

“Sekali lagi, terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan semua pihak untuk ini,” ujar Arya.

Hal senada disampaikan Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron. Ia memastikan komunikasi dengan awak kapal tetap dilakukan guna menjamin keselamatan mereka. Selain itu, Pertamina melalui Pertamina International Shipping juga terus berkoordinasi dengan pihak asuransi dan pihak terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga, apabila suasana atau situasi ini sudah memungkinkan, maka kapal tersebut kami harapkan bisa segera melewati Selat Hormuz,” kata Baron.

Berdasarkan data Vessel Finder hingga Sabtu sore, kedua kapal masih berada di kawasan Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride terpantau di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi, sementara Gamsunoro berada di perairan dekat Dubai, Uni Emirat Arab.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa proses pembebasan kapal masih memerlukan tahapan negosiasi dengan otoritas Iran, mengingat situasi keamanan di kawasan belum sepenuhnya stabil.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |