Keras! Iran Ultimatum AS: Pilih Gencatan Senjata atau Lanjutkan Perang

2 weeks ago 10

Kamis, 9 April 2026 - 11:40 WIB

VIVA –Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi memperingatkan Amerika Serikat untuk menentukan sikap mereka apakah ingin gencatan senjata atau melanjutkan perang melalui Israel. Tak hanya itu saja, Araghchi juga menyebut Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dua minggu dengan membiarkan rezim Zionis membantai ratusan warga sipil di Lebanon.

“Istilah dalam gencatan senjata Iran–AS sudah jelas dan tegas. AS harus memilih, gencatan senjata atau perang berkelanjutan lewat Israel. Tidak bisa keduanya sekaligus,” kata Abbas Araghchi dalam unggahan di media sosial seperti dikutip dari laman presstv.ir, Kamis 9 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peringatan ini muncul hanya beberapa jam setelah Israel melancarkan gelombang serangan udara besar-besaran ke berbagai wilayah di Lebanon, yang menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai ratusan lainnya.

Wilayah pinggiran selatan Beirut, Lembah Bekaa, dan Lebanon bagian selatan semuanya menjadi sasaran serangan pada Rabu kemarin beberapa saat setelah AS dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata. Serangan yang dilancarkan Israel ke Lebanon ini disebut sebagai gelombang serangan paling mematikan sejak perang pecah bulan lalu.

Menteri Kesehatan Lebanon menyebut eskalasi ini sebagai sangat berbahaya dan mengatakan bahwa ambulans serta pusat bantuan darurat juga ikut menjadi target.

Araghchi mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan secara jelas juga mencakup Lebanon.

“Dunia melihat pembantaian di Lebanon. Sekarang keputusan ada di tangan AS, dan dunia menunggu apakah mereka akan menepati komitmennya,” tulis Araghchi lebih lanjut.

Serangan Israel ke Lebanon Disebut Kejahatan Perang

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam pernyataan terpisah mengecam keras apa yang ia sebut sebagai serangan brutal terhadap Lebanon.

Ia menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan yang keterlaluan dan memalukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baqaei mengatakan bahwa pemerintah AS telah berkomitmen, dalam kesepahaman dengan Iran melalui mediasi Pakistan, bahwa Lebanon termasuk dalam cakupan gencatan senjata Iran-AS.

“Seperti yang juga disampaikan Perdana Menteri Pakistan, penghentian perang di wilayah Lebanon adalah bagian dari kesepahaman gencatan senjata Iran-AS. Kejahatan yang dilakukan rezim Zionis hari ini terhadap Lebanon merupakan pelanggaran yang jelas terhadap kesepakatan tersebut,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya

Ia juga memperingatkan adanya dampak yang sangat berbahaya dari tindakan yang disebutnya kriminal, termasuk pembunuhan massal warga Lebanon dan penghancuran bangunan tempat tinggal.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |