Jakarta, VIVA – Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, menyambut baik dan mengapresiasi pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers tentang Kebijakan Pemerintah dalam Mitigasi Risiko dan Antisipasi Dinamika Global secara daring dari Korea Selatan, Selasa, 31 Maret 2026 yang menegaskan tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun nonsubsidi.
“Komisi XII DPR RI memberikan apresiasi tinggi atas komitmen pemerintah yang tegas. Di tengah gejolak geopolitik dunia yang semakin memanas konflik di Timur Tengah yang masih berlanjut, harga minyak mentah dunia terus tertekan naik. Ditambah geoekonomi global yang penuh ketidakpastian, inflasi energi, dan disrupsi rantai pasok, banyak negara terpaksa menaikkan harga BBM dalam waktu dekat. Namun Indonesia memilih jalan berbeda,” kata Bambang Patijaya dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keadaan SPBU Pertamina Rest Area KM 57A Cikampek Jelang Mudik Lebaran
Photo :
- VIVA/Muhammad Thoifur
Menurutnya, keputusan mempertahankan harga BBM stabil merupakan bukti nyata bahwa pemerintah berjuang keras dan berpihak sepenuhnya kepada rakyat.
“Kita tahu tekanan dari luar sangat besar. Tapi pemerintah tidak mau membebani rakyat kecil, nelayan, petani, pedagang kecil, dan transportasi publik dengan kenaikan harga. Ini adalah bentuk perjuangan nyata: menjaga daya beli masyarakat, menjaga inflasi domestik tetap terkendali, dan memastikan roda ekonomi rakyat terus berputar,” ujarnya.
Bambang Patijaya menambahkan bahwa Komisi XII DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar subsidi BBM tepat sasaran, transparan, dan tidak disalahgunakan.
“Pemerintah telah menunjukkan bahwa di tengah badai geopolitik dan geoekonomi, kedaulatan energi dan kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama. Kami di DPR RI mendukung penuh langkah ini,” pungkasnya.
Diketahui, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan, pemerintah tidak melakukan penyesuaian harga BBM baik untuk BBM subsidi maupun BBM non-subsidi.
Hal itu disampaikannya dalam Konferensi Pers Terkait Kebijakan Pemerintah Dalam Menyikapi Kondisi Geopolitik Global Terkini, yang digelar secara virtual.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Penyesuaian harga untuk BBM subsidi, tidak ada penyesuaian naik ataupun turun. Artinya flat, masih memakai harga sekarang," kata Bahlil, Selasa 31 Maret 2026.
"Untuk BBM yang non-subsidi, sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lain sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai," ujarnya.

3 weeks ago
11



























