Komandan Iran Ungkap 'Senjata Rahasia' yang Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS

11 hours ago 5

Minggu, 5 April 2026 - 01:00 WIB

VIVA – Iran pada hari Jumat, mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Amerika dengan merilis foto-foto puing-puing pesawat F-15E, sementara Amerika Serikat dilaporkan meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan untuk awak pesawat tersebut yang belum ditemukan.

Jika insiden F-15E dikonfirmasi, ini akan menandai pertama kalinya jet tempur AS ditembak jatuh dalam pertempuran selama perang dengan Iran sejak Operasi Epic Fury dimulai pada 28 Februari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, angkatan bersenjata Iran mengklaim itu adalah F-35 yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Korps Garda Revolusi Islam. 

Namun, gambar dari lokasi jatuhnya menunjukkan puing-puing milik F-15E, dengan tanda-tanda khas yang diidentifikasi sebagai pesawat yang ditugaskan ke Skuadron Tempur ke-494 di RAF Lakenheath di Inggris, menurut situs militer TWZ.com.

Unit ini telah dikerahkan ke Komando Pusat AS untuk Operasi Epic Fury.

Jika pesawat yang terlibat memang F-15E dua tempat duduk, itu akan menunjukkan ada dua awak di dalamnya. Dua pejabat AS mengatakan kepada beberapa media bahwa salah satu dari mereka telah diselamatkan, meskipun yang lainnya masih hilang.

Insiden jatuhnya jet tempur AS setelah ditembak Iran menyoroti tantangan yang semakin besar yang dihadapi Trump saat perang memasuki bulan kedua. 

Sebab, Trump dalam beberapa pernyataan mengklaim kampanye kesuksesan militer AS dalam aksi pengeboman harian dan narasi kemenangan masa perangnya, namun Iran ternyata tetap memiliki kemampuan militer yang cukup untuk menimbulkan kerusakan yang cukup besar pada anggota militer AS dan sekutu serta aset Amerika di Timur Tengah.

"Mereka tidak memiliki peralatan anti-pesawat," klaim Trump tentang Iran dalam pidatonya minggu ini. "Radar mereka 100% hancur. Kita tak terhentikan sebagai kekuatan militer."

'Senjata Rahasia' Iran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut seorang pejabat AS dan seseorang yang diberi informasi tentang masalah ini, sekitar setengah dari peluncur rudal balistik Iran masih utuh dan ribuan drone serang satu arah masih ada di gudang senjatanya. 

Beberapa tumpukan rudal yang terkubur di bawah tanah di Iran juga tetap tidak rusak, kata sumber tersebut. Dan, kata mereka, Iran masih dapat meluncurkan rudal ke kapal-kapal yang melintasi jalur air di seluruh wilayah tersebut.

Halaman Selanjutnya

"Bahkan dengan kecepatan penembakan saat ini, mereka akan mampu mempertahankannya untuk sementara waktu," kata Kelly Grieco, seorang peneliti senior di lembaga think tank urusan luar negeri Stimson Center, tentang Iran. Dia mengatakan Iran juga semakin mahir menyembunyikan persenjataan yang dimilikinya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |