KPK Dalami Informasi Wabup Bogor Jaro Ade Dikaitkan dalam Kasus HGB Summarecon

5 hours ago 1

Minggu, 20 September 2026 - 23:00 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami informasi yang mengaitkan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade dengan kasus dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KPK menyatakan informasi mengenai pertemuan yang diduga melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor menjadi bagian yang akan ditelusuri dalam proses penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik mengatakan informasi tersebut menjadi salah satu hal yang akan didalami penyidik.

"Tapi tentunya tadi informasi tersebut memang sebuah keniscayaan, karena sesuatu yang diurus di Kantor Pertanahan tentunya tidak terlepas dari pemerintah setempat," kata dia, dikutip Minggu, 20 September 2026.

Informasi tersebut mencuat setelah adanya dugaan pertemuan antara Fahd El Fouz A Rafiq, anggota DPRD Jawa Barat, pihak Summarecon, serta pihak Pemerintah Kabupaten Bogor.

Jaro Ade disebut menjadi fasilitator dalam pertemuan tersebut. Namun, Jaro Ade sendiri telah membantah bahwa pertemuan yang pernah dihadirinya berkaitan dengan penerbitan sertifikat HGB Summarecon.

Dia mengakui pernah mengikuti rapat bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat. Namun, menurut Jaro Ade, rapat tersebut membahas sengketa lahan antara warga dan PT BSS.

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Geledah Rumah Lampri, KPK Temukan Petunjuk Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN

Petunjuk tersebut ditemukan saat penyidik menggeledah rumah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri, di wilayah Bekasi.

img_title

VIVA.co.id

20 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |