VIVA – Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line lintas Rangkasbitung-Tanah Abang sempat mengalami gangguan perjalanan pada Kamis, (2/7/2026) sore.
Keterlambatan ini dipicu oleh seseorang yang diduga melakukan aksi bunuh diri di jalur rel emplasemen Stasiun Jurang Mangu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gangguan tersebut menyebabkan perjalanan kereta mengalami keterlambatan hingga memicu kepadatan penumpang di sejumlah stasiun.
Banyak pengguna KRL yang mempertanyakan penyebab terhambatnya perjalanan KRL Green Line tersebut.
Melalui media sosial X, KAI Commuter Indonesia (KCI) mengungkapkan permohonan maafnya kepada para pengguna KRL rute Rangkasbitung-Tanah Abang atas kejadian ini.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami informasikan perjalanan Commuter Line KA 1737D relasi Rangkasbitung-Tanah Abang sempat mengalami pengecekan rangkaian dampak tertemper orang di Stasiun Jurangmangu,” tulis akun X terverifikasi @CommuterLine.
Akibatnya, perjalanan kereta mengalami selisih waktu dari yang telah dijadwalkan.
“Sehingga perjalanan KA mengalami selisih waktu dari yang terjadwalkan. Perjalanan Commuter Line saat ini dalam proses penguraian,” sambungnya.\
Kereta Commuter Line KRL Duri - Tangerang tiba-tiba mogok di perlintasan sebidang Rawa Buaya
Selain itu, pihaknya juga masih melakukan proses penguraian sehubungan dengan pergantian jalur keluar masuk kereta di stasiun.
“Perjalanan Commuter Line di lintas Rangkasbitung mengalami keterlambatan sehubungan adanya pergantian jalur masuk keluar stasiun, dampak adanya tertemper orang di Stasiun Jurangmangu dan sempat dilakukan pengecekan di Stasiun Jurangmangu,” tulis KCI menjawab pertanyaan netizen.
Kini petugas telah berhasil melakukan proses evakuasi, namun pihaknya hingga saat ini masih melakukan proses penguraian kepadatan di lintas tersebut.
Sehingga membuat perjalanan pada Green Line mengalami keterlambatan hingga terjadi kepadatan penumpang.
Jalur Kembali Dibuka
Setelah proses evakuasi, lintasan telah dinyatakan aman dan kembali dibuka.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengungkapkan perjalanan Commuter Line kembali dibuka pada pukul 16.03 WIB.
Meski begitu, dampaknya masih membuat sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan dengan waktu tempuh tambahan antara 19 hingga 28 menit.
Untuk meminimalkan dampak keterlambatan, KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Commuter Line No. 1738 relasi Parung Panjang-Tanah Abang diakhiri perjalanannya di Stasiun Sudimara.
Kemudian rangkaian tersebut dilanjutkan sebagai Commuter Line No. 1742D relasi Sudimara-Parung Panjang.
Halaman Selanjutnya
(kmr)

3 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)


