Lakukan Kesalahan Berulang, Jay Idzes Dikritik Media Italia: Permainan Kasar!

9 hours ago 3

Minggu, 5 April 2026 - 09:32 WIB

VIVA – Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, mendapat sorotan negatif setelah melakukan handball dalam laga pekan ke-31 Liga Italia 2025-2026 antara Sassuolo melawan Cagliari di Mapei Stadium, Sabtu 4 April 2026 malam WIB. 

Meski timnya menang 2-1, kesalahan tersebut berujung penalti bagi lawan dan memicu kritik dari media Italia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sassuolo sempat tertinggal lebih dulu setelah handball yang dilakukan Idzes pada menit ke-30 membuat wasit menunjuk titik putih. Sebastiano Esposito sukses mengeksekusi penalti dan membawa Cagliari unggul hingga babak pertama berakhir.

Bek Timnas Indonesia dan Sassuolo Jay Idzes

Photo :

  • Twitter/Migli_Milan

Memasuki babak kedua, Sassuolo berhasil bangkit dan membalikkan keadaan. Gol dari Ulisses Garcia dan Andrea Pinamonti memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor akhir 2-1.

Namun, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya menutupi penampilan kurang maksimal Idzes. Media Italia, Tutto Sassuolo, memberikan nilai rendah yakni 5 untuk performa bek berusia 25 tahun itu. 

Kritik utama diarahkan pada kesalahan handball yang dinilai berulang, setelah sebelumnya ia melakukan pelanggaran serupa saat menghadapi Juventus.

"Handball, permainan kasar. Saya tidak tahu apakah ada ungkapan serupa dalam bahasa Indonesia, tetapi mereka harus menjelaskannya kepada Idzes karena ini adalah penalti kedua yang diberikan kepadanya karena pelanggaran handball setelah yang terjadi saat melawan Juve dan sekarang Cagliari,” tulis Tutto Sassuolo mengomentari permainan Idzes.

Mereka juga menyinggung kebingungan sang pemain dalam beberapa momen pertandingan.

"Bingung, dia masih mencari Palestra setelah umpan tumit tersebut," lanjut isi tulisan mereka.

Jay Idzes usai bantu Sassuolo tekuk Atalanta

Photo :

  • Instagram/sassuolocalcio

Di sisi lain, kemenangan ini membuat Sassuolo tetap bertahan di papan tengah klasemen sementara Liga Italia. Tim asuhan Fabio Grosso kini berada di posisi ke-10 dengan koleksi 42 poin dari 31 pertandingan.

Sementara itu, Cagliari masih berada di zona bawah klasemen dengan menempati peringkat ke-16 dan mengoleksi 30 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, sebelum pertandingan ini berlangsung, Idzes baru saja menerima penghargaan sebagai Pemain Terbaik Indonesia 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas konsistensinya sepanjang musim, baik di level klub maupun bersama tim nasional.

Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, bahkan sempat memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menyebut penghargaan itu sebagai bentuk penghormatan besar bagi Idzes atas performanya sejauh ini.

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy

Joey Pelupessy Dicoret dari Skuad Lommel SK di Tengah Polemik Paspor Indonesia

Joey Pelupessy absen dari skuad Lommel saat lawan RWDM dan dikaitkan dengan masalah paspor yang juga berdampak pada sejumlah pemain Indonesia di Eropa.

img_title

VIVA.co.id

5 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |