Langkah Strategis Satria Muda: Rombak Komposisi Pemain Asing Demi Kejar Gelar Juara IBL

1 week ago 4

Rabu, 15 April 2026 - 15:09 WIB

Bandung, VIVA – Satria Muda Pertamina Bandung mengambil langkah mengejutkan di tengah bergulirnya kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Klub raksasa tersebut resmi melepas dua pemain asing andalan mereka, Chad Teron Brown dan Jordan Treyvon Ivy-Curry.

Pelatih Kepala Satria Muda, Djordje Jovicic, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi strategis untuk memperkuat posisi tim menuju babak playoff. Menurutnya, setiap langkah yang diambil saat ini berfokus pada satu tujuan utama: membawa pulang trofi juara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demi Peluang Juara Terbaik

Jovicic menjelaskan bahwa perombakan ini bukan tanpa alasan. Tim pelatih ingin memastikan bahwa Satria Muda memiliki komposisi yang paling kompetitif untuk menghadapi persaingan yang semakin sengit.

“Keputusan melepas Chad Brown dan Jordan Ivy-Curry diambil karena satu tujuan yang jelas, yaitu untuk memastikan Satria Muda memiliki peluang terbaik meraih gelar juara,” ujar Djordje di Bandung, dilansir dari ANTARA.

Saat ini, fokus tim dialihkan pada percepatan adaptasi pemain baru yang akan didatangkan. Jovicic berharap hubungan antar pemain (chemistry) dapat segera terbentuk dalam waktu singkat agar performa tim tetap stabil.

Evaluasi Performa dan Kebutuhan Tim

Direktur Olahraga Satria Muda, Youbel Sondakh, menambahkan bahwa langkah ini diambil setelah melihat dinamika liga yang semakin kompetitif. Tim-tim lawan terpantau terus melakukan penyesuaian, sehingga Satria Muda tidak ingin tertinggal dalam peta persaingan.

“Kami mengapresiasi kontribusi yang sudah diberikan, namun dengan peta persaingan yang semakin ketat, kami perlu beradaptasi agar tetap berada di jalur menuju target utama,” tegas Youbel.

Catatan Statistik Kedua Pemain

Perpisahan ini cukup emosional mengingat kontribusi signifikan yang telah diberikan kedua pemain. Jordan Ivy-Curry mengakhiri kebersamaannya usai ajang IBL All-Star 2026 dengan catatan rata-rata 15,5 poin, 5,0 rebound, dan 3,2 assist per gim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Chad Brown tampil terakhir saat melawan RANS Simba Bogor. Ia mencatatkan rata-rata double-double yang impresif dengan 14,5 poin dan 11,7 rebound per gim. Chad juga dikenal lewat aksi penentu kemenangannya yang dramatis saat menghadapi Rajawali Medan beberapa waktu lalu.

Dengan dilepasnya kedua pemain ini, para pendukung Satria Muda kini menantikan sosok baru yang akan mengisi slot pemain asing dan membawa energi baru bagi tim di fase krusial kompetisi.

Pebasket Pelita Jaya Jakarta Amorie Archibald (kanan)

Jadwal Pekan ke-11 IBL 2026: Usai All-Star, Hornbills Siap Tantang Pelita Jaya di Laga Big Match

Setelah jeda selama sembilan hari pasca penyelenggaraan IBL All-Star 2026 di Bandung, musim reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2026 kembali bergulir.

img_title

VIVA.co.id

14 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |