Jakarta, VIVA – Cek Kesehatan Gratis sebagai program inisiatif Dharma Dexa PT Dexa Medica di Stadion Manahan, Solo, akhir pekan lalu. Gelaran itu dihadiri lebih dari 1.000 warga menandakan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat, termasuk generasi muda, akan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah tinggi, gula darah, dan kolesterol sebagai langkah awal menjaga kesehatan.
District Sales Manager OGB Yogyakarta, Wintoro Nur, menyampaikan bahwa program ini telah memasuki pelaksanaan kedua di Solo dan menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Jika sebelumnya didominasi peserta usia lanjut, kini semakin banyak anak muda yang ikut. Ini menunjukkan kesadaran kesehatan mulai tumbuh,” ujarnya dikutip dari keterangannya, Selasa, 21 April 2026.
Wintoro menambahkan, program Cek Segitiga tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang efektif untuk mendorong perubahan gaya hidup. Ke depan, Dexa Medica berencana untuk menghadirkan layanan yang lebih berkualitas dengan terus mengembangkan program ini melalui berbagai kegiatan tambahan yang lebih edukatif.
Berdasarkan hasil skrining, ditemukan bahwa sebagian peserta memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang perlu menjadi perhatian.
- 35,6% memiliki kadar kolesterol di atas 199 mg/dL,
- 31,5% terdeteksi tekanan darah tinggi,
- 7,5% memiliki kadar gula darah sewaktu di atas 200 mg/dL.
Dokter Umum dari RS Panti Waluyo Surakarta, dr. Felix Juan Yu, mengungkapkan bahwa pola makan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut. “Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak seperti makanan bersantan, gorengan, kerupuk, hingga makanan dengan kandungan mentega tinggi berkontribusi pada peningkatan kolesterol. Selain itu, konsumsi makanan tinggi garam dan penyedap juga memicu naiknya tekanan darah,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan, penting bagi masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, seperti mengatur pola makan, mengurangi konsumsi lemak jenuh dan garam, serta rutin berolahraga. Pemeriksaan kesehatan secara berkala, minimal setiap enam bulan hingga satu tahun sekali, juga disarankan untuk memantau kondisi tubuh secara menyeluruh.
Salah satu peserta, Heppy, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu masyarakat. “Kami sekeluarga merasa terbantu. Pelayanannya baik, petugasnya ramah, dan ada konsultasi yang membuat kami lebih paham kondisi kesehatan,” ujarnya.
Halaman Selanjutnya
Peserta lainnya,Maulana, juga mengaku mendapatkan pengalaman yang berkesan dan menjadi lebih termotivasi untuk menjaga kesehatan. “Awalnya deg-degan melihat hasilnya, ternyata tensi saya cukup tinggi. Dari sini saya jadi ingin lebih rutin berolahraga agar bisa menurunkannya,” katanya.

5 days ago
2



























