Kamis, 9 April 2026 - 16:16 WIB
VIVA – Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki dibuka kembali untuk para jamaah Muslim pada hari Kamis setelah penutupan selama 40 hari yang diberlakukan oleh Israel di tengah aksi militer gabungan AS-Israel terhadap Iran, lapor Anadolu.
Menurut seorang koresponden Anadolu di lapangan, masjid yang terletak di Kota Tua itu dibuka kembali saat fajar, memungkinkan ratusan Muslim Palestina untuk memasuki kompleks Al-Haram al-Sharif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat gerbang dibuka dengan azan subuh, sejumlah besar jamaah berbondong-bondong ke tempat tersebut, banyak yang terlihat menangis dan melakukan sujud syukur di halaman masjid.
Ratusan Muslim berbaris untuk salat subuh, menandai ibadah berjamaah pertama di tempat tersebut sejak penutupannya.
Pada 6 April lalu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerbu kompleks tersebut saat masih ditutup.
Israel telah sepenuhnya menutup akses ke Masjid Al-Aqsa pada 28 Februari, bertepatan dengan serangannya terhadap Iran, hanya mengizinkan staf masjid dan pejabat dari Wakaf Islam Yerusalem untuk salat di tempat tersebut, sementara warga Palestina lainnya terpaksa beribadah di masjid-masjid kecil di seluruh kota.
Pihak berwenang juga mencegah pelaksanaan salat Idul Fitri di Al-Aqsa tahun ini, menandai pembatasan pertama sejak pendudukan Israel atas Yerusalem Timur pada tahun 1967.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pihak berwenang Israel juga menutup Gereja Makam Suci, salah satu situs tersuci umat Kristen di Yerusalem, selama periode yang sama.
Pemerintah Israel telah memperpanjang keadaan darurat hingga pertengahan April tetapi tidak menjelaskan apakah masjid akan tetap ditutup selama periode tersebut.
Kirim masukan
Netanyahu Tegaskan Israel Siap 'Kembali Berperang' Lawan Iran
Dalam pidato terbarunya yang disiarkan di televisi Iserael pada Rabu waktu setempat, perdana menteri Iran, Netanyahu mengaku siap berperang kembali melawan Iran.
VIVA.co.id
9 April 2026

2 weeks ago
10



























