Menteri PU soal 100 Lebih ASN Kena Mutasi: Pegawai Gue 38.600, Masa Nggak Boleh Mutasi?

2 hours ago 1

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:12 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo angkat bicara terkait isu mutasi lebih dari 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) di kementeriannya. Isu mutasi tersebut heboh lantaran bocornya dokumen yang menyebut istri dan anak Dody Hanggodo tercantum dalam daftar delegasi kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). 

Dody menjelaskan, mutasi merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Apalagi, Kementerian PU memiliki 38.600 pegawai

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mutasi, mutasi kan biasa saja. Orang pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi?" Kata Dody kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta dikutip Kamis, 16 Juli 2026. 

Namun, Dody menepis isu yang mengaitkan mutasi pegawai tersebut dengan bocornya Surat Sekretaris Jenderal Kementerian PU Nomor HL04/T/SJ/2026/81 tertanggal 29 Juni 2026 yang mencantumkan nama istri dan anak Dody sebagai delegasi kunjungan ke New York. 

"Ah, enggak ada, enggak ada itu mah," katanya. 

Sebelumnya, beredar kabar mutasi lebih dari 100 pegawai Kementerian PU. Isu itu mencuat seiring bocornya dokumen yang mencatum keluarga Menteri Dody ikut serta dalam delegasi kunjungan ke AS. 

Akun X @bilbiils_ mengunggah lampiran Surat Sekretaris Jenderal Kementerian PU Nomor HL04/T/SJ/2026/81 tertanggal 29 Juni 2026 mengenai delegasi kunjungan kerja Menteri PU ke New York dalam rangka High-Level Meeting on the Midterm Review of the New Urban Agenda pada 13-19 Juli 2026.

Menanggapi polemik yang berkembang, Kementerian PU akhirnya memberikan penjelasan resmi. Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto menegaskan bahwa pencantuman nama anggota keluarga dalam dokumen tersebut berkaitan dengan proses administrasi pengurusan visa, bukan berarti perjalanan mereka dibiayai oleh negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apri menepis anggapan bahwa keberangkatan istri dan anak Menteri PU menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia memastikan apabila anggota keluarga ikut dalam perjalanan ke Amerika Serikat, seluruh biaya ditanggung secara pribadi.

"Perlu saya tegaskan di sini, untuk pembiayaan terhadap keluarga, itu tidak akan menggunakan dana APBN. Kalau memang terjadi ada pemberangkatan dari anggota keluarga, maka pembiayaan akan menggunakan dana pribadi," kata Apri di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Juli 2026.

Halaman Selanjutnya

Ia kembali menegaskan bahwa tidak ada dana negara maupun uang pajak masyarakat yang dipakai untuk membiayai perjalanan anggota keluarga Menteri PU.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |