Jakarta, VIVA – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan temuan hasil pengeboran awal hasil eksplorasi di Kolokoa dengan potensi eksplorasi mencapai 40 juta ton. Area ini berlokasi dekat dengan lokasi operasional Tambang Emas Pani di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Pengeboran awal yang dilakukan perseroan dalam empat bulan terakhir, terkonfirmasi zona mineralisasi emas yang cukup luas. Hasil pengeboran menunjukkan kadar emas hingga 1,57 g/t emas, termasuk yang berada dekat permukaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari 30 lubang bor yang telah diselesaikan, cadangan emas Kolokoa diperkirakan memiliki target eksplorasi sebesar 20-40 juta ton dengan kadar berkisar 0,3 hingga 0,5 g/t emas.
Secara geografis, Kolokoa berada dalam distrik mineral yang sama dengan Tambang Emas Pani dan hanya berjarak sekitar 500 meter dari deposit utama. Kedekatan ini membuka peluang besar untuk menjadikannya sebagai sumber daya satelit yang dapat memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia.
"Kedekatannya dengan Pani, didukung potensi skala awal yang menjanjikan, menempatkan Kolokoa sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan sumber daya dan peningkatan produksi ke depan," ujar Direktur Utama EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, dikutip dari Antara, Senin, 20 April 2026.
Kedekatan lokasi juga mendukung efisiensi pengangkutan material (haulage) ke lokasi pengolahan. Selain itu, optimalisasi pengendalian kadar bijih (grade control) di kedua deposit.
Prospek Kolokoa sendiri merupakan bagian dari sejumlah target eksplorasi prioritas tinggi dalam area konsesi perseroan yang mencapai 14.670 hektare.
"Prospek Kolokoa merupakan penemuan strategis di sekitar area tambang yang memperkuat prospek jangka panjang Tambang Emas Pani," lanjut Boyke.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari sisi teknis, hasil uji metalurgi awal melalui metode bottle-roll menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi, yakni 87–94 persen untuk material oksida dan 81–92 persen untuk material transisi. Hal ini dinilai sejalan dengan karakteristik pengolahan yang saat ini diterapkan di Tambang Emas Pani.
Meski demikian, manajemen menegaskan angka potensi tersebut masih bersifat konseptual dan akan diperbarui seiring dengan eksplorasi lanjutan. Eksplorasi yang dilakukan saat ini masih belum memadai untuk mengestimasi Sumber Daya Mineral, dan belum dapat dipastikan apakah eksplorasi lanjutan akan menghasilkan estimasi Sumber Daya Mineral.
Halaman Selanjutnya
Hingga saat ini, perseroan telah menyelesaikan 30 dari total 82 lubang bor yang direncanakan sepanjang tahun 2026. Penemuan ini melengkapi capaian sebelumnya, di mana perseroan telah mencatat cadangan bijih sebesar 5,2 juta ons emas dari total sumber daya mineral mencapai 7 juta ons emas.

5 days ago
7



























