Jakarta, VIVA – Bintang tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menyuarakan optimismenya menjelang perhelatan Piala Thomas 2026. Berdasarkan hasil undian, tim Merah Putih tergabung dalam Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Turnamen bergengsi ini dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026.
Mewaspadai Kekuatan Prancis dan Thailand
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski peluang Indonesia dinilai terbuka lebar, pemain yang akrab disapa Jojo ini mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap waspada, terutama terhadap kekuatan Prancis dan Thailand.
Prancis saat ini tengah berada dalam tren positif setelah sukses menjuarai Kejuaraan Beregu Putra Eropa 2026. Mereka diperkuat oleh trio tunggal putra potensial: Christo Popov, Toma Junior Popov, dan Alex Lanier.
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie
Photo :
- Instagram @badminton.ina
"Kalau melihat di atas kertas, mungkin dari Prancis kans gandanya lebih besar. Untuk Thailand di tunggal mungkin 50-50, tapi kami tetap optimistis bisa tampil terbaik dan semoga jadi juara grup," ungkap Jonatan di Jakarta dilansir ANTARA, Selasa.
Di sisi lain, Thailand membawa ancaman melalui Kunlavut Vitidsarn dan pemain muda Panitchaphon Teeraratsakul yang kini menembus peringkat 30 besar dunia. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Dechapol Puavaranukroh di sektor ganda juga menjadi catatan penting bagi tim Indonesia.
Kombinasi Senior dan Junior
Indonesia mengusung strategi perpaduan pemain berpengalaman dan darah muda untuk mengarungi kompetisi tahun ini. Skuad Merah Putih diperkuat oleh nama-nama besar seperti:
- Tunggal Putra: Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah.
- Ganda Putra: Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin.
Menurut Jojo, peta kekuatan bulu tangkis dunia saat ini semakin merata, sehingga faktor kekompakan tim menjadi kunci utama. "Saya harap kombinasi pemain senior dan junior bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang Piala Thomas," tambahnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menjaga Tradisi Juara
Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai negara tersukses di ajang Piala Thomas dengan koleksi 14 gelar juara. Setelah masa kejayaan di era 70-an dan 90-an, Indonesia terakhir kali mencicipi podium tertinggi pada edisi 2020 (digelar 2021) di Denmark.
Halaman Selanjutnya
Dalam dua edisi terakhir, trofi jatuh ke tangan India (2022) dan China (2024). Dengan semangat baru di tahun 2026 ini, Jonatan Christie dkk. berharap dapat mengulang memori manis di Denmark dan mengembalikan supremasi bulu tangkis beregu putra ke tanah air.

1 week ago
6



























