Mobil Ini Bisa Jadi Lebih Mahal Jika Beli di Negara Ini

2 weeks ago 10

Kamis, 9 April 2026 - 19:10 WIB

VIVA – Bagi pecinta otomotif, harga mobil bisa berbeda drastis tergantung negara tempat pembelian. Salah satu model terbaru yang sedang ramai dibicarakan bahkan bisa menjadi jauh lebih mahal jika dibeli di lokasi tertentu, meskipun spesifikasi mobil sama persis.

VIVA Otomotif: Volkswagen Golf R 20th Anniversary

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu penyebab utama perbedaan harga adalah pajak impor dan bea masuk. Di beberapa negara, pajak kendaraan mewah bisa mencapai puluhan persen dari harga mobil, membuat harga akhir naik signifikan. Misalnya, sebuah SUV populer yang dijual $50.000 atau sekitar Rp854 juta di Amerika Serikat.

Seperti produsen mobil asal Jerman, Volkswagen, menghadapi tantangan besar di pasar Amerika Serikat. Biaya produksi dan tarif impor yang tinggi diperkirakan akan membuat harga kendaraan merek ini meningkat untuk konsumen AS dalam waktu dekat.

Salah satu sumber utama masalahnya adalah tarif tinggi yang dikenakan oleh pemerintah AS terhadap mobil yang diimpor dari Meksiko negara tempat sekitar 70 persen kendaraan Volkswagen dirakit sebelum dikirim ke Amerika.

Tarif ini bisa mencapai 27,5 persen, yang pada tahun 2025 saja diperkirakan membebani Volkswagen hingga USD 3,3 miliar. Biaya tambahan tersebut membuat operasi ekspor dari Meksiko ke AS semakin tidak menguntungkan.

Dikutip VIVA dari SlashGear Kamis, 9 April 2026, CEO Volkswagen, Oliver Blume, menyatakan perusahaan tengah berusaha mencari solusi agar tetap mempertahankan basis produksi di Meksiko tanpa harus menanggung beban tarif secara penuh.

Namun, negosiasi semacam itu bukan hal yang mudah dan belum menunjukkan hasil konkret. Akibatnya, Volkswagen sedang mempertimbangkan berbagai opsi termasuk kemungkinan menaikkan harga jual kendaraan di AS untuk membantu menutup sebagian biaya tambahan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan juga sedang mengevaluasi reorganisasi struktur produksinya di Meksiko dan peluncuran model‑model baru yang lebih kompetitif. Rencana ini mencakup merevitalisasi merek pendukung seperti Scout Motors, yang akan menghadirkan SUV dan pickup listrik. Sayangnya, pendapatan dari kendaraan terbaru tersebut belum cukup untuk meredam tekanan biaya saat ini.

Kenaikan harga ini bisa berdampak langsung kepada konsumen Amerika. Bahkan sebelum kabar terbaru ini, beberapa model VW untuk tahun model 2026 telah mengalami kenaikan harga signifikan dibandingkan model tahun sebelumnya dengan beberapa kenaikan mencapai hampir 7 persen akibat tarif dan biaya lainnya. Ini berarti pembeli di AS mungkin harus menyiapkan lebih banyak anggaran jika ingin membeli Volkswagen baru.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |