Mobil Mewah Ini Bakal Dijual Lebih Mahal Lagi

3 hours ago 2

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:30 WIB

Jakarta, VIVA – Di saat banyak produsen otomotif berlomba menurunkan harga mobil listrik agar lebih kompetitif, Jaguar Land Rover (JLR) justru memilih strategi berbeda. Pabrikan asal Inggris itu memastikan Range Rover Electric akan dipasarkan dengan harga lebih mahal dibandingkan model bermesin bensin.

Chief Growth Officer JLR, Lennard Hoornik, mengatakan perusahaan tidak mengikuti tren pasar yang menganggap mobil listrik harus dijual lebih murah. Menurutnya, teknologi yang dibawa Range Rover Electric justru membuat SUV tersebut layak diposisikan sebagai model terbaik dalam keluarga Range Rover.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingin menunjukkan bahwa Range Rover terbaik justru menggunakan penggerak listrik," ujarnya dalam pertemuan dengan investor, dikutip VIVA Otomotif dari Electrek, Sabtu 27 Juni 2026.

Meski harga resminya belum diumumkan, JLR mengisyaratkan banderolnya bisa melampaui US$150 ribu atau sekitar Rp2,4 miliar. Di Jerman, Range Rover bermesin bensin saat ini dijual mulai 146.100 euro atau sekitar US$165 ribu, sehingga versi listrik diperkirakan akan dibanderol lebih tinggi lagi.

Sementara di Inggris, media Autocar melaporkan bahwa Range Rover Electric akan dipasarkan dengan harga hampir 150 ribu poundsterling atau sekitar US$200.900. Nilai tersebut setara lebih dari Rp3,2 miliar jika dikonversikan ke mata uang Indonesia.

Harga yang lebih tinggi itu dibarengi peningkatan performa. Range Rover Electric akan menggunakan baterai berkapasitas 118 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.

SUV mewah tersebut juga dibekali sistem penggerak dua motor listrik berpenggerak semua roda atau all-wheel drive(AWD). Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 542 daya kuda dan torsi 627 lb-ft, sedikit lebih besar dibandingkan varian V8 4,4 liter yang menghasilkan 537 hp.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain performa, JLR juga menyematkan sejumlah teknologi baru seperti fitur single-pedal driving dan suspensi udara dua ruang yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan saat digunakan di jalan raya maupun medan off-road.

Range Rover Electric menjadi salah satu dari lima mobil listrik baru yang akan diluncurkan JLR dalam 18 bulan ke depan. Setelah model ini, perusahaan juga akan menghadirkan Range Rover Sport Electric, Defender listrik, serta mempercepat transformasi Jaguar menjadi merek kendaraan mewah yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik.

Halaman Selanjutnya

JLR juga menerapkan strategi menjaga nilai jual kembali produknya dengan membatasi volume penjualan. Perusahaan akan lebih fokus pada skema leasing dan mengelola pasokan agar tidak terjadi kelebihan stok di pasar, sehingga eksklusivitas serta harga mobil tetap terjaga.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |