VIVA – Menopause merupakan fase alami yang akan dialami setiap perempuan. Kondisi ini ditandai dengan berhentinya menstruasi selama 12 bulan berturut-turut dan menandai berakhirnya masa reproduksi. Meski normal, perubahan hormon selama menopause sering memicu berbagai keluhan yang dapat memengaruhi kualitas hidup.
Setiap perempuan mengalami gejala yang berbeda. Menurut National Institute on Aging, gejala menopause dapat berlangsung selama dua hingga delapan tahun, dengan tingkat keparahan mulai dari ringan hingga sangat berat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keluhan yang paling umum meliputi hot flashes (sensasi panas mendadak), keringat malam, gangguan tidur, perubahan suasana hati, hingga migrain. Diperkirakan sekitar 75–80 persen perempuan mengalami gejala vasomotor selama masa transisi menopause.
Kabar baiknya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa sejumlah perubahan gaya hidup sederhana dapat membantu meredakan gejala tersebut tanpa harus selalu mengandalkan terapi hormon. Berikut tiga kebiasaan yang dapat dicoba, melansir dari YourTango.
1. Rutin berolahraga
Olahraga menjadi salah satu cara alami yang paling sering direkomendasikan untuk menjaga kesehatan selama menopause.
Hingga saat ini memang belum ada bukti kuat yang memastikan olahraga mampu menghilangkan hot flashes atau keringat malam secara langsung. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik memberikan banyak manfaat lain yang sangat penting selama menopause.
Olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan energi, menjaga metabolisme tubuh, memperkuat tulang dan sendi, mengurangi stres, serta meningkatkan kualitas tidur.
Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa perempuan menopause yang berolahraga sekitar tiga jam setiap minggu selama satu tahun mengalami peningkatan kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Selain itu, olahraga juga membantu menurunkan risiko berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, obesitas, osteoporosis, hingga beberapa jenis kanker.
Meski bukan solusi tunggal untuk semua gejala menopause, olahraga tetap menjadi salah satu investasi terbaik bagi kesehatan jangka panjang.
2. Kelola stres dengan lebih baik
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan hormon selama menopause sering membuat perempuan lebih mudah merasa cemas, sensitif, atau stres.
Pada beberapa kasus, dokter memang dapat memberikan obat antidepresan untuk mengatasi gangguan suasana hati. Namun, mengelola penyebab stres juga menjadi langkah yang tidak kalah penting.
Halaman Selanjutnya
Stres berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan hormon dan neurotransmiter yang berperan dalam mengatur suasana hati serta fungsi otak. Bahkan, tingkat stres yang tinggi juga dikaitkan dengan munculnya hot flashes dan menurunnya gairah seksual.

5 days ago
13


















