Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:40 WIB
Jakarta, VIVA – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan negaranya siap mengambil tindakan militer terhadap Iran tanpa harus melibatkan Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut muncul di tengah berlangsungnya upaya diplomatik antara Teheran dan Washington yang disebut telah memasuki tahap lanjutan untuk mencapai kesepakatan mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima bulan.
Dalam pernyataannya pada Rabu, 5 Agustus 2026, Netanyahu kembali menegaskan komitmen pemerintah Israel untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Ia menekankan bahwa opsi militer tetap terbuka meskipun proses negosiasi diplomatik masih berjalan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pernyataan itu sekaligus memperlihatkan sikap tegas Israel terhadap program nuklir Iran yang selama ini menjadi salah satu sumber ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Netanyahu Tegaskan Siap Lakukan Apa Pun Demi Keamanan Israel
Netanyahu mengatakan dirinya tetap bertekad mencegah Iran memperoleh kemampuan senjata nuklir.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia menyinggung pernyataan Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, yang menurutnya menyatakan Iran akan terus mengembangkan senjata nuklir.
"Hari ini kita mendengar Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, mendeklarasikan bahwa Iran berniat untuk terus mengembangkan senjata nuklir," kata Netanyahu.
Ia menegaskan bahwa sebagai Perdana Menteri Israel, dirinya memiliki tanggung jawab untuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.
"Sebagai Perdana Menteri Israel, saya bertekad untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," tegasnya.
Isyarat Israel Bisa Bertindak Tanpa Amerika Serikat
Meski menyebut Amerika Serikat sebagai sekutu terbesar Israel, Netanyahu mengisyaratkan negaranya siap mengambil langkah sendiri apabila dinilai diperlukan.
Menurutnya, pemerintah Israel akan melakukan segala cara untuk menjamin keamanan nasional.
"Meskipun Amerika Serikat adalah sekutu terbesar Israel," Netanyahu menegaskan dirinya "bertekad untuk melakukan apa pun yang diperlukan demi menjamin keamanan Israel."
Pernyataan tersebut memunculkan sinyal bahwa Israel membuka kemungkinan melakukan operasi militer secara sepihak terhadap Iran tanpa keterlibatan langsung Washington.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sikap itu muncul ketika proses diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung melalui mediasi Qatar.
Negosiasi Iran-AS Disebut Masuki Tahap Lanjut
Halaman Selanjutnya
Di tengah meningkatnya retorika dari Israel, Qatar mengungkapkan bahwa pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat menunjukkan perkembangan positif.

1 hour ago
1


















