Feel Good Network Umumkan Integrasi dengan Lengua sebagai Social-First Creative Agency

35 minutes ago 1

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Jakarta, VIVA – Jaringan pemasaran kreatif independen, Feel Good Network, mengumumkan bahwa social-first creative agency, Lengua, telah resmi menjadi bagian dari ekosistem kreatif independennya yang terus berkembang.

Co-founder & Chief Executive Officer (CEO) Feel Good Network, Wisnu Satya Putra mengatakan, bergabungnya Lengua memperkuat kapabilitas jaringan dalam strategi media sosial, produksi konten, dan storytelling, yang dirancang secara native untuk setiap platform, serta engagement berbasis creator.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Langkah ini hadir di tengah kondisi ketika media sosial telah menjadi salah satu ruang paling kompleks sekaligus berpengaruh bagi brand masa kini," kata Satya dalam keterangannya, Rabu, 26 Agustus 2026.

"Audiens bergerak dengan cepat, platform terus mengalami perubahan, dan algoritma memberikan respons berbeda terhadap berbagai bentuk perilaku di setiap platform," ujarnya.

Satya mengatakan, apa yang berhasil di TikTok belum tentu berhasil di Instagram. Konten yang mampu meraih jangkauan belum tentu dapat membangun kepercayaan. Begitu pula dengan sesuatu yang mampu menarik perhatian, belum tentu berhasil menciptakan makna bagi sebuah brand.

Bagi brand, hal ini berarti media sosial tidak lagi dapat diperlakukan sekadar sebagai saluran distribusi di tahap akhir sebuah kampanye. Media sosial perlu menjadi bagian dari proses kreatif dan strategis sejak awal, dengan memahami kesenjangan antara bagaimana brand berkomunikasi dan bagaimana masyarakat sebenarnya berpikir, berbicara, serta berpartisipasi dalam budaya.

Karenanya, Lengua membawa perspektif social-first tersebut ke dalam Feel Good Network. Agensi ini dibangun untuk membantu brand memahami karakter dan bahasa dari setiap platform, mengidentifikasi kesenjangan budaya sebagai peluang kreatif, membentuk konten berdasarkan perilaku audiens yang nyata.

"Serta menciptakan karya yang mampu memenangkan perhatian di tengah scrolling tanpa kehilangan identitas brand," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak 2024, Lengua telah bekerja sama dengan Grab dalam lebih dari 40 kampanye, menghubungkan strategi, KOL, storytelling yang native terhadap platform, serta konten kreatif di seluruh ekosistem media sosial brand.

Kemitraan ini berangkat dari pemahaman mengenai bagaimana perilaku masyarakat di media sosial membentuk persepsi di Indonesia, termasuk apa yang dipercaya, dibagikan, dan dianggap valid oleh masyarakat di dalam komunitas mereka.

Halaman Selanjutnya

Salah satu bentuk kolaborasi yang paling menonjol adalah #MelajuDenganSyantiek, yang mengubah program perekrutan pengemudi perempuan Grab dari sekadar pesan rekrutmen menjadi percakapan budaya yang lebih luas.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |