VIVA – Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott tampil impresif saat dimainkan sebagai bek kiri ketika membantu Millwall mengalahkan Cambridge United 1-0 pada babak kedua Carabao Cup 2026/2027 di Stadion Abbey, Rabu 26 Agustus 2026 dini hari WIB.
Penampilan tersebut memunculkan perbincangan baru mengenai persaingan lini belakang Timnas Indonesia, termasuk posisi Rizky Ridho.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pertandingan melawan Cambridge United menjadi debut Baggott bersama Millwall. Menariknya, pemain berusia 23 tahun tersebut tidak dimainkan sebagai bek tengah, posisi yang selama ini identik dengannya.
Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho
Photo :
- VDN/Julio Tri Saputra
Baggott justru dipercaya mengisi posisi bek kiri dalam formasi 4-2-3-1. Meski memiliki postur tinggi dan besar, ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam membantu serangan sekaligus menjaga pertahanan Millwall.
Penampilan Baggott mendapatkan perhatian melalui statistik pertandingan. Ia memperoleh nilai 8,3 sebelum kemudian digeser kembali ke posisi bek tengah pada pertengahan babak kedua.
Kemampuan Baggott bermain sebagai bek kiri kemudian ramai dibahas netizen Indonesia. Sebagian warganet menilai performa tersebut membuka opsi baru bagi Timnas Indonesia, terutama dengan kemampuan Baggott menjalankan tugas bertahan sekaligus membantu serangan dari sisi lapangan.
Salah satu netizen bahkan mengaitkan penampilan Baggott dengan posisi Rizky Ridho di Timnas Indonesia. Rizky belakangan mendapat kritik dari sejumlah warganet.
"Sudah enggak ada alasan Rizky Ridho starting atau dipanggil lagi ke tim inti timnas," tulis salah satu netizen.
Komentar lain juga membandingkan peluang Baggott dengan Rizky Ridho dalam persaingan mendapatkan tempat di lini belakang Timnas Indonesia.
"Tidak ada alasan mencadangkan Elkan Baggott demi RR starter," tulis netizen lainnya.
Namun, ada pula warganet yang lebih menyoroti kemampuan Baggott menjalankan peran sebagai bek kiri. Pergerakannya saat membantu serangan dan kembali ke posisi bertahan menjadi perhatian tersendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Semalam dia overlap dan trackback-nya gokil, langkah kakinya lebar dan makin ke sini makin gesit dia, kalahnya kalau kena gocek saja," tulis seorang warganet.
Penampilan tersebut menjadi pengalaman menarik bagi Baggott karena ia mampu menjalankan peran berbeda dari posisi utamanya. Kemampuan bermain di sisi kiri juga dapat menjadi opsi tambahan bagi tim yang membutuhkan pemain dengan karakter bertahan dan postur kuat.
Halaman Selanjutnya
Meski demikian, satu pertandingan sebagai bek kiri belum otomatis mengubah posisi Baggott maupun menentukan komposisi pemain Timnas Indonesia. Persaingan di lini belakang tetap bergantung pada kebutuhan pelatih dan performa masing-masing pemain.

1 hour ago
2
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

